Minggu, 27 Desember 2009

seminar biologi

A. LATAR BELAKANG

Sistem pencernaan terdiri dari saluran pencernaan (alimentar), yaitu tuba maskular panjang yang merentang dari mulut sampai anus, dan organ organ aksesoris, seperti gigi, lidah kelenjar saliva, hati, kandung empedu, dan pancreas. Saluran pencernaan yang terletak dibawah area diafragma disebut saluran gastrointestinal. Fungsi system pencernaan. Sistem pencernaan atau sistem gastroinstestin, juga memiliki pengertian sistem organ dalam hewan multisel yang menerima makanan, mencernanya menjadi energi dan nutrien, serta mengeluarkan sisa proses tersebut. Sistem pencernaan antara satu hewan dengan yang lainnya bisa sangat jauh berbeda. Pada dasarnya sistem pencernaan makanan dalam tubuh manusia dibagi menjadi 3 bagian, yaitu proses penghancuran makanan yang terjadi dalam mulut hingga lambung.Selanjutnya adalah proses penyerapan sari - sari makanan yang terjadi di dalam usus. Kemudian proses pengeluaran sisa - sisa makanan melalui anus.
Sistem pencernaan terdiri atas :
• Saluran pencernaan.
• Kelenjar-kelenjar yang berhubungan dengan sistem pencernaan
Fungsi :
a. ingesti dan digesti makanan
b. absorbsi sari makanan
c. eliminasi sisa makanan
A. RUMUSAN MASALAH

• Bagaimana pengabsorbsian yang terjadi didalam usus manusia?


B. TUJUAN

• Menjelaskan pengabsorbsian yang terjadi didalam usus.

PEMBAHASAN

Pengabsorbsian Dalam Usus
1. Digesti oleh enzim usus, enzim-enzim usus melengkapi proses pencernaan kimus sehingga produk tersebut dapat langsung dan dengan mudah terserap. Enzim-enzim ususb dan cara kerjanya antara lain adalah :
a. Enterokinase mengaktifkan tripsinogen pancreas menjadi tripsin, yang kemudian mengurai protein dan peptide menjadi peptide yang lebih kecil.
b. Aminopeptidase, tetrapeptidase, tripeptidase dan dipeptidase mengurai peptide menjadi asam aminobebas.
c. Amilase usus menghidrolisis zat tepung memiliki disakarida (maltose, sukrosa, dan laktosa)
d. Maltase, isomaltase, lactase, dan sukrase memecah disakarida maltose, laktosa dan sukrosa, menjadi monosakarida (gula sederhana)
e. Lipase usus memecah monogliseridamenjadi asam lemak dan gliserol
2. Jalur absorbtif
• Produk-produk digesti (monosakarida, asam amino, asam lemak, dan gliserol) juga air, elektrolit, vitamin dan cairan pencernaan diabsorbsi menembus membrane sel epitel duodenum dan ileum. Hanya sedikit absorbsiyang berlangsung dalam ileum kecuali untuk garam-garam empedu dari vitamin B12 .( oman karmana; 2008 : 249)
3. Mekanisme Transpor
Absorbsi meliputi difusi, difusi terfasilitasi, transpor aktif dan pinositosis. Mekanisme utama adalah tranpor aktif. Zat-zat yang ditranspor dari lumen usus kedarah atau limfe harus menembus sel-sel dan cairan interseluler sebagai berikut :
a. Membran plasma sel epitel kolumnar pada vilus, sitoplasma, dan membran dasar.
b. Jaringan ikat diantara sel epitel dan kapilar atau lacteal da;lam vilus.
c. Dinding kapilaratau laktealyang terletak dalam inti vilus.
4. Absorbsi karbohidrat
Setiap gula sederhana dipercaya memiliki mekanisme transpornya sendiri. Gula bergerak dari usus menuju jarring jarring kapilar vilus dan dibawa menuju hati oleh vena portal hepatica. (http://www.id.wikipedia.org/sistem_pencernaan/).
a. Absorbs glukosa terjadi bersamaan dengan transport aktif ion natrium(ko-transpor).
b. Fuktosa ditranpor melalui difusi terfasilitasi yang diperantari carrier.
c. Monosakarida lain dapat diabsorbsi melalui absorbs sederhana.
5. Absorsi Protein
Transport aktif asam amino kedalam sel-sel usus juga berlangsung bersamaan dengan transport aktif natrium, dengan sistemcarrier yang terpisah untuk asam amino berbeda. Dari kapilar vilus, asam amino dibawa kehati.
Pencernaan karbohidrat, protein, lemak
Enzim Sumber Sekresi Aksi
Amylase saliva (ptyalin)
Kelenjar saliva
Zat tepung Maltosa

Amylase pancreas Pancreas Zat tepung disakarida dan maltosa

Maltosa Usus halus Maltosa Glukosa

Sukrosa Usus halus Sukrosa Glukosa dan Fruktosa

Lactosa Usus halus Laktosa Glukosa dan Galaktosa

Protein
Pepsin Lambung
(pepsinogen diaktivasi oleh HCl lambung) Protein Polipeptida

Tripsin Pankreas
(tripsinogen diaktivasi oleh enterokinase) Protein Dan Polipeptida Peptida yang lebih kecil
Kimotripsin Pancreas
(kimotripsinogen diaktivasi oleh tripsin) Protein Dan Polipeptida Peptida yang lebih kecil
Peptidase Usus halus Dipeptida Asam Amino

Lemak
Lipase pancreas Pancreas
(dengan garam empedu) Trigiserida Monogliserida dan asam lemak
Lipase usus Usus halus
(dengan garam empedu) Monogliserida Asam Lemak dan gliserol

6. Absorbsi lemak
Asam lemak larut lipid dan gliserol diabsorbsi dalam bentuk Micelle, yaitu suatu globules sferikal empedu yang mengelilingi bagian berlemak. Micelle membawa asam lemak dan monoglikoserida menuju sel epithelial, tepatnya dilepas dan diabsorbsi melalui difusi pasif menuju membrane sel usus.
a. Asam lemak berantai karbon pendek (kurang dari 10 sampai 12 atom karbon ) merupakan molekul kecil yang bergerak kedalam kapilar vilus bersama asam amino dan monosakarida.
b. Asam lemak berantai karbon panjang (mencapai 90% lebih dari asam lemak yang ada) dan molekul gliserol bergerak keretikulum endoplasma, kemudian disintesis ulang menjadi trigliserida, berikatan dengan lipoprotein, fosfolipid dan kolesterol, serta terbebas sebagai kilomikron dan tepi lateral sel usus.
c. Kilomikron menembus lacteal sentral villus menuju system limfatik dan sirkulasi sistematik, sebelumnya melintasi hati.
7. Absorbsi air, elektrolit, dan vitamin.
a. Hanya ),5 L dari 5 L sampai 10 L cairan yang ada dalam usus halus yang mencapai usus besar. Air diabsorbsi secara pasif melalui hokum osmosis setelah absorbsi elektrolitdan makanan tercerna.
b. Ion dan zat renik diabsorbsi melalui difusi atau transport aktif antara lain :
1. Absorbsi kalsium bervariasi sesuai dengan asupan makanan, kadar plasma, dan kebutuhan hidup serta diatur oleh hormone paratiroid dan ingesti vitamin D.
2. Absorbsi zat besiditentukan sesuain kebutuhan metabolic. Zat besi terikat pada globulin (tranferin) dalam darah dan tersimpan pada tubuh dalam bentuk feritin yang akan dilepas jika dibutuhkan.
3. Vitamin larut air (C dan B)ndiabsorbsi melalui difusi. Vitamin larut lemak (A, D, E, dan K) diabsorbsi bersama lemak. Absorbs vitamin B12 tergantung pada factor intinsik lambung dan berlangsung dalam ileum. (Ethel Sloane ; 2003: 292-294).







PENUTUP

Kesimpulan
• Fungsi utama sistem pencernaan adalah untuk menyediakan makanan, air dan elektrolit bagi tubuh dari nutrien yang dicerna sehingga siap diabsorbsi.
• Pencernaan yang terjadi pada manusia berlangsung secara mekanik dan enzimatik

Saran
Dari makalah yang kami buat berukut beberapa saran antara lain :
• Makalah ini dapat menambah wawasan bagi pembaca mengenai pangabsorsian pada pencernaan system pencernaan manusia.
• Dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan sehingga bila ada kekurangan kami mengharap membantu kami dalam menambah wawasan kami.








DAFTAR PUSTAKA

Karmana, Oman, 2008. Cerdas Belajar Biologi. Grafindo Media Pratama : Bandung
Sloan Ethel, 2003. Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula. EGC: Jakarta.
Dikutip dari (http://www.id.wikipedia.org/sistem_pencernaan/). Pada tanggal 05 Desember 2009.

0 komentar:

Posting Komentar

di add ya

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

 
WELCOME TO BAMA ANDROID And SOFTWARE