BAMA ANDROID AND SOFTWARE

Sabtu, 14 April 2012

DOWNLOAD APLICATION FOR ANDROID

DOWNLOAD BERBAGAI APLIKASI ANDROID YANG WAJIB DIMILIKI

Hai Cloudters,
Wah lagi Galau tingkat Iblis nih, jadi mau ngapain malez, daripada g ngelakuin apa2 ya mending bloging sebentar, ya itung2 biar blogku tambah rame pengunjungnya he…………..
Mau posting tentang apa yach??
Oh iya, Sekarang ini kan lagi jamannya android, g tau knapa OS hape ini sekarang paling digemari, g cuman anak2, remaja dan dewasapun suka ma Operating Systen android ini, yang aq tau sekarang ini Os android paling upgrade adalah system android Ice Cream Sandwidce 4.0 untuk HP dan Honeycomb 3.0 Untuk tablet, tapi kali ini saya g mau jelasin tentang upgrade OS android ato cara ngerootnya, soalnya kemarin saya sudah mengulas hal2 yang berhubungan dengan itu, nah sekarang saya akan share sedikit ma bloger mania tentang beberapa aplikasi yang harus kamu punya untuk pengguna Android, soalnya aplikasi ini g cuman penting tp sehari2 kita juga membutuhkannya. Nah langsung ke TKP aja cekidot.




1. Astro file manager for Android
Apa sih astro file manager itu?
Bisa dibilang aplikasi ini mirip file manager kalo pada ponsel Symbian. Fungsinya kalian bagi pengguna OS symbian pastinya juga tau, iya bener banget, aplikasi ini berfungsing untuk membuka data yang ada pada memori card hp kita, mungkin untuk android yang sudah 2.2 ato froyo keatas aplikasi semacam ini sudah ada tp untuk android 2.2 kebawahnya aplikasi ini belum ada jadi aplikasi ini wajib buat kalian miliki.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

2. Adobe Reader 9.0 for Android
Apa sih adobe reader ini dan apa fungsinya?
Adobe reader ini adalah aplikasi untuk membuka file berekstensi PDF, bias dibilang ini sama manfaatnya seperti adobe reader pada OS windows

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

3. Androzip pro file manager for Android
Androzip ini adalah aplikasi yang berfungsi untuk mengekstrak file yang berekstensi rar atau zip, aplikasi ini bias dibilang sebagai winrarnya windows, fungsinya juga sama, bagi yang berminat silahkan download dibawah ini.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

4. Best VPlayer video player pro for Android
Nah bagi kalian yang suka nonton video atau film aplikasi ini cocok bagi android kamu, file yang dapat diputarnya cukup lengkap yaitu: MP4, FLV, MKV, WMV, etc

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

5. Application installer for Android
Application installer adala aplikasi untuk melihat aplikasi apa saja yang ada dalam memory SD card pada hp android kamu, tapi aplikasi yang belum diinstal, jadi memudahkan kalian untuk menginstalnya d usah memilih satu persatu dari memory kamu.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

6. Aquarium live for Android
Dari namanya pasti kalian sudah bias menebak fungsi aplikasi ini, bukan untuk memelihara ikan beneran pastinya, tapi aplikasi ini berfungsi untuk mempefrcantik penampilan androidmu, biasanya untuk wallpaper kamu pasti menggantinya dengan gambar kamu atau gambar kesukaanmu, tapi dengan aquarium live ini kamu bias merubah wallpaper kamu menjadi layaknya sebuah aquarium, dan kalian pun bias mensetting berapa banyak ikan dan gadget aquariumnya, menarika kan?

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

7. Barcode scanner for Android
Barcode scanner adalah aplikasi yang berfungsi sebagai Validitas suatu barang, kalian pasti pernah liat petugas kasir yang menscaner barang belian anda dan secara otomatis harganya akan muncul pada computer, nah ini fungsinya juga sama seperti itu bila kalian tertarik silahkan langsung mendownloadnya

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

8. MVideo player pro for Android
Sebenernya aplikasi pemutar video untuk OS android ini sangat banyak, nah best player pro ini juga patut kalian miliki untuk yang keranjingan ma yang namanya video player, userfacenya juga easy friendly, format videonya juga bias dibilang lebih lengkap disbanding mobo tadi. Kalian juga bias menggunakannya untuk memutar video yang didownload dari youtube.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

9. Cute fox for Android
Adalah aplikasi untuk memperindah penampilan jam pada android kamu, dan aplikasi ini berbentuk analog, jadi kalian bias memilih beberapa bentuk analog jam sesuai keinginan kamu

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

10. Document to go 2.500 for Android
Document to go adalah aplikasi berbasis kantoran, aplikasi ini selayaknya aplikasi office pada OS windows, selain digunakan untuk melihat berbagai file word, excel dan power point, aplikasi ini juga bias digunakan untuk mengedit atau mebuat file2 tersebut, dengan syarat aplikasinya harus full version dan aplikasi yang saya share ini juga dah full version lho.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

11. Fancy Widgetv1.2.4 for Android
Adalah aplikasi pelengkap gadget, memang untuk android versi froyo 2.2 keatas gadget yang ada pada aplikasi ini sudah kebanyakan yang ada tapi untuk versi 2.1 Éclair kebawah gadget ini belum ada dan wajib dimiliki bila kalian bosan dengan penampilan yang itu2 aja

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

12. Kaspersky mobile security for android
Kaspersky mobile security ini khusus untuk Os android walaupun untuk os yang lainnya pun juga ada, memang anti virus ini sudah famous banget. Siapa sih yang g mengenal anti virus ini, anti virus ini juga salah satu dari 10 anti virus terbaik sedunia dan menurutku ini anti virus terbaik no 2 setelah Norton he,,,
Tp jangan ragukan lagi kekuatan anti virus ini, soalnya aq juga makai produk ini di androidku

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

13. Link2SD for Android
Inilah aplikasi tambahan yang wajib bagi pengguna android yang sudah diroot, aplikasi ini fungsinya untuk memindahkan program yang sudah terinstal dihp dan ingin memindahkannya di memory SD, nah aplikasi ini yang paling tepat.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

14. PowerAMP 2.0.4build 467 for Android
powerAMP ini adalah aplikasi pemutar file audio. Format yang didukungnya juga banyak. Aku suka ma aplikasi ini karena penampilannya menari, dan didalamnya terdapat setting equalizernya.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

15. Real player for Android
Aplikasi ini juga aplikasi pemutar video, tapi menurutku ini aplikasi yang sangat bagus dari rekan2nya, soalnya dapat mengeksekusi berbagai file dan termasuk paling complete

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini


16. Root explorer for Android
Root explorer ini sebenernya fungsinya mirip dengan astro file manager, perbedaannya adalah terletak pada pembukaan system androidnya, pada root ini ada izin untuk membuka system dari android dan dapat mengcopy suatu file didalam folder tersebut. Ini biasanya digunakan bagi mereka yang ingin update hpnya secara ROM.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

17. Translate for Android
Translate adalah aplikasi yang berfungsi untuk menterjemahkan sumua bahasa kebahasa yang kamu inginkan, aplikasi ini sama seperti pada Google translate. Aplikasi ini bias digunakan hanya dengan bantuan internet.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

18. WhatsApp for android for Android
Adalah aplikasi yang berfunfsi untuk sms via internet dan free. Tapi aplikasi ini hanya bias dijalankan dengan bantuan internet. Aplikasi ini layaknya aplikasi BBM pada Blackbarry. Jadi kalian bias BBMan dengan pengguna whastApp diseluruh dunia, dengan syarat kalian harus memiliki no pengguna WhatsApp tersebut.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

19. Winnamp 1.03 for Android
Winnamp, pasti kalian akrab dengan nama ini, iya bener banget, winnamp ini adalah aplikasi pemutar audio. Seperti pada windows winamp ini juga memiliki fungsi yang sma, bedanya winamp pada android belum mendukung format video, tp belum tau untuk versi fullnya.

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

20. Youtube downloader for Android.
Youtube downloader adalah aplikasi yang digunakan untuk mendownload video dari youtube. Biasanya kan kalian kesulitan untuk mendowload video dari ponsel, nah aplikasi ini akan mempermudah akses kalian untuk mendownloadnya dari server youtube.com

Bagi kalian yang belum punya bisa Download disini

21. Blackberry massanger for android
pada nungguin Blackberry Messanger di Android. belum puas ya dengan aplikasi sejenis seperti Whatsapp, ChatON,catfiz, Line dll. walau sekarang ada isu-isu akan keluar tahun ini di beberapa situs termuka. dulu saya pernah sharing Aplikasi yg mirip sekali dengan tampilan Blackberry Messenger Namanya Catfiz versi BBM . tapi kali ini saya akan memberikan Whatsapp yang tampilannya mirip BBM lumayan buat nipu teman. biar gak sok sok punya BB.


Download disini
Nah semoga bermanfaat aplikasi aplikasi yang saya share ini ketemen temen, bila temen2 ada aplikasi yang dibutuhkan dan kalian belum dapat maka bisa menitipkan komentarnya disini, nanti saya akan coba membantu sebisa saya, dan bagi temen2 yang punya aplikasi yang penting lainya juga bisa dishare disini, ya saling berbagi, maklum saya juga masih pemula untuk hal2 yang berkaitan dengan Android ini he,,,,,,,,,,

SYSTEM IMUN BODY

SISTEM IMUN TUBUH

sistem imun adalah suatu sistem pertahanan yang ada dalam tubuh organisme (makhluk hidup)

sistem imun terbagi dua berdasarkan perolehannya atau asalnya, yaitu
1. Sistem imun Non Spesifik (Sistem imun alami)
2. Sistem imun Spesifik (Sistem imun yang didapat/hasil adaptasi)

berdasarkan mekanisme kerjanya, sistem imun terbagi, yaitu:
1. Sistem imun humoral (sistem imun jaringan atau diluar sel, yang berperan adalah Sel B "antibodi"
2. Sistem imun cellular (sistem imun yang bekerja pada sel yang terinfeksi antigen, yang berperan adalah sel T (Th, Tc, Ts)

selain itu dalam sistem imun juga dikenal:
1. Komplemem (zat glikoprotein yang berperan membantu kerja sel imun yaitu sebagai aktivator, mediator, penghancur)
2. Sitokine/limfokim (zat yang dihasilkan oleh sel sel limfosit dan beberapa sel sistem imun yang mana berperan sebagao motivator dalam sistem imun.

Hmm, mau mencoba meluruskan jabaran dari kifly, maaf ya kalo sedikit lancang.
Sistem pertahanan tubuh (atau sistem imun) adalah sistem tubuh yang khusus dirancang untuk mempertahankan diri dari masuknya benda asing, baik yang berbahaya maupun tidak.
Kerja dari sistem imun sendiri cukup menarik, dan dapat dibagi menjadi:

1. Innate immunity, atau sering disebut imunitas alamiah, merupakan mekanisme pertama yang akan terjadi saat infeksi berlangsung, terjadi secara cepat terhadap infeksi mikrobia, dan terjadi antara jam ke-0 sampai jam ke-12 infeksi. Mekanisme tersebut melibatkan (1) penghalang fisik dan kimiawi, seperti epitel dan senyawa antimikrobia yang dihasilkan oleh sel epitel, (2) sel fagosit (neutrofil dan maktofag) dan sel natural killer, (3) protein darah, termasuk sistem komplemen dan mediator inflamasi lainnya, dan (4) protein sitokin yang mengatur sel-sel pada mekanisme ini. Innate immunity terjadi karena tubuh dapat mengenali struktur mikroba yang masuk, bisa karena sebelumnya mikroba tersebut sudah pernah menginfeksi tubuh, atau karena struktur mikroba tersebut mirip seperti struktur mikroba lain yang pernah menginfeksi tubuh. Kelemahan dari mekanisme ini adalah tidak dapat mengenali struktur yang sama sekali baru menginfeksi tubuh. Untuk infeksi tersebut, adaptive immunity yang berperan.

2. Adaptive immunity, atau imunitas spesifik, terjadi ketika innate immunity gagal menghalau infeksi karena benda asing yang masuk memiliki struktur yang sama sekali baru bagi tubuh. Mekanisme ini terjadi sekitar 1 hingga 5 hari setelah infeksi. Secara singkat, makanisme ini akan mencoba membuat "ingatan" baru tentang struktur benda asing yang masuk ke tubuh, kemudia bereaksi untuk menghalau benda asing tersebut. Sel yang terlibat pada mekanisme ini adalah limfosit, baik sel T limfosit maupun sel B limfosit. Adaptive immunity sendiri terbagi menjadi 2, yaitu:
a. Imunitas humoral, yaitu imunitas yang dimediasi oleh molekul di dalam darah, yang disebut antibodi. Antibodi dihasilkan oleh sel B limfosit. Mekanisme imunitas ini ditujukan untuk benda asing yang berada di di luar sel (berada di cairan atau jaringan tubuh). B limfosit akan mengenali benda asing tersebut, kemudian akan memproduksi antibodi. Antibodi merupakan molekul yang akan menempel di suatu molekul spesifik (antigen) di permukaan benda asing tersebut. Kemudian antibodi akan menggumpalkan benda asing tersebut sehingga menjadi tidak aktif, atau berperan sebagai sinyal bagi sel-sel fagosit.
b. Imunitas selular, yaitu imunitas yang dimediasi oleh sel T limfosit. Mekanisme ini ditujukan untuk benda asing yang dapat menginfeksi sel (beberapa bakteri dan virus) sehingga tidak dapat dilekati oleh antibodi. T limfosit kemudian akan menginduksi 2 hal: (1) fagositosis benda asing tersebut oleh sel yang terinfeksi, dan (2) lisis sel yang terinfeksi sehingga benda asing tersebut terbebas ke luar sel dan dapat di dilekati oleh antibodi.

Mungkin ini penjelasan singkat tentang sistem imunitas manusia, untuk lebih detilnya silahkan baca buku karangan Abbas et al. (2000). Semoga berguna.

yang baru kupelajari itu..
yang limfosit B..

secara simplenya..

ketika antigen masuk ketubuh manusia, Limfosit B, akan menerima rngsang, dan memproduksi antibodi *antibodi sendiri dibedakan beberapa macam*..
nah, antibodi akan berikatan dengan antigen *ikatan kovale kalo ga salh*, iktannya tuh beenr2 klop, sperti lubang kunci ma anak kuncinya..setealah berikatan, antibodi akan melemahkan dan akhirnya menghancurkan antigennya tersebut..
kalo yang limfosit T, ntar berhubungan ma sel darah putihnya sendiri, fagosit kalo ga salah..
tapi bagian sel2 darah putih sendiri punya masing2 tugas dalam melakukan pertahanan..

Ini yang disebut sebagai "infeksi berulang" atau reinfection. Ini bukan kerjaannya si innate, tapi kerjaannya si memory (immunological memory). Memori ini dihasilkan oleh sistem imun adaptif, yaitu sel B. Presentasi antigen oleh APC terhadap Th memicu diferensiasi sel B, sebagian subset menjadi sel plasma yang menghasilkan antibodi, subset yang lain menjadi sel memori. Reinfeksi di kemudian hari akan "membangunkan" sel memori ini sehingga responnya cepat/segera/akut, seperti respon imun nonspesifik meskipun sebenarnya yang memulai adalah sel B.

Pengenalan antigen oleh innate immunity berdasarkan sama tidaknya pola molekul permukaan sel, atau dikenal dengan (pattern recognition). Apabila polanya sama dengan pola sel-sel tubuh (self), maka akan dibiarkan saja. Akan tetapi apabila polanya berbeda, maka akan dikenali sebagai benda asing atau nonself, hal inilah yang memicu munculnya respon imun.

Ceritanya kan kira-kira begini : misalnya ada antigen yang spesifik, limfosit T bakal berproliferasi dan melepas banyak sel T teraktivasi, ini bersama-sama dengan pelepasan antibodi oleh sel B teraktivasi. Bedanya, bukan antibodi yang dilepaskan tetapi seluruh sel T teraktivasi yang dibentuk dan dilepaskan ke dalam cairan limfe. Dari situ, sel T disebarkan ke dalam sirkulasi utk kemudian disebarkan ke seluruh tubuh, lewat dinding kapiler ke dalam jaringan, masuk lagi ke cairan limfe dan darah, begitu seterusnya.

Nah, sel memori limfosit-T dibentuk dgn cara yang sama seperti sel memori B (dalam sistem antibodi). Bila suatu klon limfosit T diaktivasi oleh suatu antigen, maka akan banyak limfosit baru yang terbentuk dan ditambahkan ke dalam jaringan limfoid sebagai tambahan limfosit T terhadap klon yang spesifik. Nah sel-sel memori ini bakal menyebar ke seluruh jaringan limfoid tubuh, itu sebabnya kalo terpapar antigen yang sama lagi, pelepasan sel-sel T teraktivasi lebih cepat dan lebih kuat dari sebelumnya.



Peran Senyawa Kimia dalam Sistem Pertahanan Tubuh Menangkal Serangan penyakit
-
Tahukah Anda, apa yang dilakukan dunia ketika para teroris menyerang dan membuat kacau? Semua negara di dunia, tanpa kecuali beramai-ramai membuat sistem pertahanan diri terhadap serangan para teroris, dan bekerja sama satu sama lain dalam membumi-hanguskan para pembuat kacau ini. Tapi tentu, tulisan ini bukan bertujuan membahas isu terorisme yang sedang gencar-gencarnya dibahas di seluruh dunia. Serangan teroris terhadap suatu negara hanya sebagai analogi tentang suatu kondisi yang pada prinsipnya mirip dengan serangan teroris, tetapi tentu serangan "teroris" ke dalam tubuh kita.
Serangan "teroris", kita sadari atau tidak berlangsung setiap hari menimpa kita. Lalu, bagaimana tubuh kita menyikapi keadaan ini dan seperti apa sistem pertahanan tubuh kita yang juga ikut melibatkan senyawa kimia tubuh sehingga seringkali kita tidak merasakan dampak serangan "para teroris" ini.
Perlu kita ketahui, setiap hari jutaan bakteri, mikroba, virus, racun, zat kimia, dan parasit (yang kita analogikan sebagai teroris) berusaha dengan segala cara masuk ke tubuh kita dan memporak-porandakan sistem pertahanan tubuh kita (sering disebut juga sebagai sistem kekebalan atau imun). Namun, tentu mereka harus berjuang keras melawan "para pejuang" yang senantiasa menjaga tubuh kita dari serangan mereka.
Untuk menangkal serangan bakteri, mikroba, virus, racun dan parasit ini, semua anggota "pejuang" pertahanan tubuh saling bekerja sama dan menerapkan sistem pertahanan tubuh berlapis-lapis dan kompleks tetapi juga menarik. Pertahanan berlapis-lapis ini penting, agar serangan dari jutaan bakteri, mikroba, virus, racun dan parasit ini dapat dilemahkan dengan cara bertahap. Namun adakalanya sistem berlapis-lapis ini masih juga dapat ditembus oleh serangan yang ulet dari "agen teroris" ini, sehingga timbul yang namanya sakit.
Sistem kekebalan tubuh sendiri diartikan sebagai semua mekanisme yang digunakan oleh tubuh untuk menangkal pengaruh faktor atau zat yang berasal dari lingkungan, yang asing bagi tubuh kita. Secara garis besar, sistem kekebalan tubuh kita dibagi menjadi dua bagian, yaitu sistem kekebalan alami (innate immunity) dan sistem kekebalan dapatan (acquired immunity) yang keduanya saling bekerja sama menangkal zat asing dari luar tubuh yang tentu apabila dibiarkan akan berbahaya bagi tubuh. Di dalam sistem ini, peranan senyawa kimia tidak bisa dipandang sebelah mata, bahkan cukup luas dan beragam dengan mekanisme kerja yang unik.
Kekebalan alami merupakan pertahanan tubuh yang mendasar dan kita miliki semenjak lahir dan bersifat non-spesifik (artinya tidak bersifat khusus terhadap zat asing tertentu), sedangkan kekebalan dapatan merupakan pertahanan tubuh yang terbentuk sebagai respon adanya zat asing yang masuk ke dalam tubuh, bersifat spesifik, dan memiliki kemampuan mengingat.
Ribuan mekanisme dilakukan oleh dua sistem kekebalan tubuh kita ini, namun di artikel ini hanya akan dikemukakan beberapa anggota sisem pertahanan tubuh yang melibatkan peranan senyawa kimia.
Salah satu contoh kekebalan alami adalah mekanisme pemusnahan bakteri atau mikroorganisme lain yang mungkin terbawa masuk saat kita makan. Senyawa kimia yang berperan adalah HCl (asam klorida). Senyawa kimia ini terdapat dalam lambung kita, yang dihasilkan oleh sel di dinding lambung sebagai respon terhadap adanya makanan yang masuk ke dalam lambung. Selain berfungsi dalam menghancurkan makanan yang masuk ke dalam lambung, HCl juga berfungsi sebagai penghalang terhadap mikroorganisme yang masuk ke dalam lambung karena sifatnya yang asam (banyak bakteri atau mikroorganisme yang tidak tahan hidup pada pH lambung yang besarnya sekitar 4). HCl yang ada pada lambung akan mengganggu kerja enzim-enzim penting dalam mikroorganisme.
Contoh senyawa kimia lain yang berperan dalam kekebalan alami adalah oksigen. Oksigen merupakan unsur kimia yang kita hirup setiap hari dengan bebas. Oksigen masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan ditampung di dalam paru-paru untuk selanjutnya akan dibawa ke seluruh sel tubuh dengan bantuan darah. Terikatnya oksigen dalam darah dimungkinkan karena pada sel darah merah terdapat suatu gugus penangkap oksigen yang diberi nama Heme yang merupakan kompleks protein dan unsur Fe (besi). Unsur besi akan mengalami perubahan dari Fe2+ menjadi Fe3+ (teroksidasi) apabila berikatan dengan oksigen. Adanya oksigen yang diangkut oleh darah ke sel-sel tubuh kita menyebabkan timbulnya suatu tekanan. Tekanan oksigen dalam darah ini banyak membunuh mikroorganisme yang bermaksud menyerang pertahanan tubuh kita.
Selain itu ada juga senyawa kimia yang dinamakan enzim, yang terdapat dalam cairan-cairan di tubuh kita, yang juga memiliki peranan penting dalam pertahanan tubuh terhadap zat asing. Enzim adalah suatu protein yang bertindak sebagai katalis biologi. Salah satu enzim yang sangat terkenal dalam sistem kekebalan tubuh kita adalah lisozim. Lisozim merupakan enzim yang sanggup mencerna dinding sel bakteri sehingga bakteri akan kehilangan kemampuannya menimbulkan penyakit dalam tubuh kita (hilangnya dinding sel ini menyebabkan sel bekteri akan mati). Lisozim banyak terdapat dalam cairan tubuh seperti air mata dan ingus. Enzim lain yang juga ikut berperan dalam pertahanan tubuh adalah enzim proteolisis yang banyak terdapat dalam usus halus. Enzim ini akan membunuh mikroorganisme yang berhasil mencapai usus dengan mendegradasi (menghancurkan) protein mikroorganisme tersebut. Selain itu juga terdapat senyawa kimia yang dinamakan interferon yang dihasilkan oleh sel sebagai respon adanya serangan virus yang masuk tubuh. Interferon bekerja menghancurkan virus dengan menghambat perbanyakan virus dalam sel tubuh.
Hal yang juga menarik dalam sistem kekebalan alami tubuh ini adalah adanya gejala demam apabila tubuh kita diserang oleh zat asing tertentu (misalnya virus influensa) atau terluka oleh benda tertentu (misalnya kaki kita terkena paku). Gejala demam sendiri merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang timbul karena diproduksinya senyawa kimia interleukin (suatu protein hormon) sebagai respon terhadap adanya infeksi mikroba atau adanya jaringan tubuh yang terluka. Meningkatnya suhu tubuh (demam) akan menyebabkan mikroba tertentu yang ada dalam tubuh kita menjadi mati. Hal ini dikarenakan ketidakmampuan mikroba tersebut dalam mentoleransi kenaikan suhu 2o-3oC di atas ambang normal suhu optimumnya. Jadi, sekali lagi demam yang kita alami ketika sakit merupakan salah satu bentuk "pertempuran" antara sistem kekebalan tubuh kita dan zat asing berbahaya yang masuk.
Setelah kita mengulas beberapa contoh senyawa kimia yang ikut berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh alami, tidak ada salahnya kalau kita juga mengulas senyawa kimia yang ikut berperan dalam kekebalan tubuh dapatan.
Salah satu senyawa kimia yang berperan penting dalam kekebalan tubuh dapatan adalah antibodi. Antibodi adalah suatu protein yang dihasilkan oleh suatu sel dalam tubuh kita (dinamakan sel limfosit B dan termasuk ke dalam kelompok sel darah putih) sebagai respon terhadap adanya antigen (antigen adalah senyawa kimia atau zat asing atau mikroba yang tidak dikehendaki tubuh karena berbahaya yang mampu membangkitkan respon kekebalan pada tubuh kita) yang masuk dalam tubuh. Antibodi mempunyai ciri khas, yaitu spesifik terhadap jenis tertentu dari antigen. Ribuan atau jutaan jenis antigen yang masuk akan merangsang dibentuknya ribuan atau jutaan jenis antibodi pula. Setiap detik sekitar 2000 molekul antibodi diproduksi oleh sel limfosit B. Salah satu contoh peristiwa yang melibatkan antibodi adalah ketika kulit kita terkena infeksi karena luka maka akan timbul nanah. Nanah ini merupakan sel darah putih penghasil antibodi yang mati setelah berperang melawan antigen.
Artikel ini hanya menjelaskan sedikit dari ratusan bahkan ribuan senyawa kimia yang ikut berperan aktif menjaga tubuh kita agar tetap sehat. Agar kerja dari sistem pertahanan tubuh kita dapat optimal diperlukan faktor-faktor pendukung dari luar. Faktor pendukung tersebut, misalnya asupan gizi seimbang yang berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari dan olahraga taratur.
Banyak dari kita, merasa bahwa asupan gizi dari makanan alami yang kita makan masih relatif kurang untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit, maka kita melengkapinya dengan mengkonsumsi suplemen makanan. Menurut majalah Nutraceutical edisi Juni 2002, total konsumsi suplemen makanan di seluruh dunia pada tahun 2001 sekitar 50,6 miliar dolar AS. Memang tidak salah, namun dalam mengkonsumsi suplemen makanan ada hal yang perlu diperhatikan agar nantinya tidak menimbulkan dampak yang negatif misalnya batasan kadar suatu zat tertentu dalam suplemen, misalnya vitamin A untuk suplemen makanan dibatasi kadar maksimal 5.000 IU per hari dan vitamin E sebagai antioksidan batas maksimalnya adalah 400 IU. Untuk menghindari dampak keamanan dari suplemen yang kita konsumsi, lebih dianjurkan untuk melengkapi kebutuhan gizi tubuh dari makanan alami

GEN TERANGKAI KELAMIN ( SEX LINKED GENES)

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Telah diketahui bahwa individu itu memiliki dua macam kromosom, yaitu autosom dan seks kromosom. Oleh karena individu betina dan jantan biasanya mempunyai autosom yang sama, maka sifat keturunan yang ditentukan oleh gen pada autosom diwariskan dari orang tua kepada anak-anaknya tanpa membedakan seks. Misalnya sifat keturunan seperti jari lebih, warna mata atau rambut dan albino dapat diwariskan, tetapi keturunan F1 maupun F2 tidak pernah disebut-sebut jenis kelaminnya.
Selain gen-gen autosomal demikian itu dikenal pula gen-gen yang terdapat di dalam kromosom kelamin. Peristiwa ini dinamakan rangkai kelamin (Inggris: “Sex Linkage”). Gen-gen yang terdapat/terangkai pada kromosom kelamin dinamakan gen terangkai kelamin (Inggris: “Sex-linked genes”). Berhubung dengan itu dapat dibedakan gen terangkai-X (Inggris: “X-linked gene”), ialah gen yang terangkai pada kromosom-X dan gen terangkai-Y (Inggris: “Y-linked gene”), yang terangkai pada kromosom-Y.

B. PERUMUSAN MASALAH
1. Macam-macam gen apa saja yang terdapat pada kromosom-X ?
2. Macam-macam gen apa saja yang terdapat pada kromosom-Y ?
3. Kelainan-kelainan apa saja yang menyertainya ?

C. TUJUAN
1. Mengetahui macam-macam gen yang terdapat pada kromosom-X.
2. Mengetahui macam-macam gen yang terdapat pada kromosom-Y.
3. Mengetahui kelainan-kelainan yang menyertainya.







BAB II
PEMBAHASAN

GEN-GEN YANG TERDAPAT PADA KROMOSOM-X
A. Rangkai Kelamin pada Drosophila
Adanya rangkai kelamin mula-mula diketemukan dalam tahun 1901 oleh Morgan yang mulai penelitiannya di Columbia University kemudian dilanjutkan di Institut Teknologi Kalifornia. Ia menggunakan lalat Drosophila melanogaster dengan memperhatikan warna matanya. Lalat yang normal bermata merah, tetapi di antara sekian banyak lalat bermata merah itu ia mendapatkan lalat jantan bermata putih, karena berbeda dari yang normal, maka lalat yang bermata putih disebutnya mutan (menyimpang dari yang normal). (Gambar 7-2).
Berdasarkan itu semua Morgan mengambil kesimpulan bahwa gen resesip yang menentukan warna mata putih itu rupa-rupanya hanya memperlihatkan pengaruhnya pada lalat jantan saja, lagipula gen yang yang menentukan warna mata Drosophila itu terdapat pada kromosom-X.
B. Rangkai Kelamin pada Manusia
1. Disebabkan oleh gen resesip.
a. Butawarna merah-hijau. Dapat dibedakan :
 Tipe deutan, yaitu apabila yang rusak/lemah bagian mata yang sensitif terhadap warna hijau.
 Tipe protan, apabila yang rusak/lemah bagian mata yang sensitif terhadap warna merah.
Yang disebut pertama kira-kira dua kali lebih sering dijumpai daripada yang disebut terakhir.
b. Anodontia
Ialah suatu kelainan herediter yang disebabkan oleh gen resesip pada kromosom-X. Orang yang menderita kelainan ini tidak memiliki benih gigi di dalam tulang rahangnya, sehingga gigi tidak tumbuh seterusnya. Alelnya dominan A menentukan orang bergigi normal. Cara pewarisan gen dari orang tua kepada anak-anak tidak ada bedanya dengan pada butawarna. Anodontia juga lebih sering dijumpai pada pria daripada wanita. Di Kotamadya Yogyakarta ditemukan seorang perempuan yang menderita anodontia (Gambar 7-8), suatu kasus yang jarang dijumpai.
Sesuai dengan pendapat para ahli, penderita-penderita itu juga menunjukkan “ectodermal dysplasia” seperti rambut jarang dan susah berkeringat karena berkurangnya kelenjar keringat. Gusi mereka tampak datar dan rendah.
c. Hemofilia
Ialah suatu penyakit keturunan pula yang mengakibatkan darah seseorang sukar membeku di waktu terjadi luka. Biasanya darah orang normal bila keluar dari luka akan membeku dalam waktu 5-7 menit. Akan tetapi pada orang hemofilia, darah akan membeku antara 50 menit sampai 2 jam, sehingga mudah menyebabkan orang meninggal dunia karena kehilangan banyak darah.
Hemofilia dibedakan atas tiga macam :
a. Hemofilia A, yang ditandai karena penderita tidak memiliki zat antihemofili globulin (faktor VIII). Kira-kira 80% dari kasus hemofilia adalah dari tipe ini. Seorang mampu membentuk antihemofili globulin (AHG) dalam serum darahnya karena ia memiliki gen dominan H sedang alalnya resesip tidak dapat mambentuk zat tersebut. Oleh karena gennya terangkai-X, maka perempuan normal dapat mempunyai genotip HH atau Hh. Laki-laki normal akan mempunyai genotip H-. Perempuan hemofilia mempunyai genotip hh, sedangkan laki-laki hemofilia Hh.
b. Hemofilia B atau penyakit “Christmas”.
Penderita tidak memiliki komponen plasma tromboplastin (disingkat KPT; faktor IX). Kira0kira 20% dari hemofilia adalah dari tipe ini.
c. Hemofilia C. Penyakit hemofilia C tidak disebabkan oleh gen resesip dalam kromosom-X, melainkan oleh gen resesip yang jarang dijumpai dan terdapatnya pada autosom. Tidak ada 1% dari kasus hemofilia adalah dari tipe ini. Penderita tidak mampu membentuk zat plasma tromboploastin anteseden (PTA).
Jelaslah bahwa hemofilia menyebabkan tidak terbentuknya tromboplastin, suatu substansi yang diperlukan untuk pembekuan darah.



Untuk mendapatkan laki-laki hemofilia pada usia kawin adalah sulit sekali, karena biasanya sudah meninggal di waktu kanak-kanak. Luka yang kecil saja seperti akibat pencabutan gigi dapat menyebabkan penderita hemofilia meninggal. Apabila dijumpai perempuan hemofilia, mungkin sekali ia menderita hemofilia B atau C, tetapi bukan hemofilia A. (Gambar 7-12).
d. Sistem golongan darah Xga
Dalam tahun 1962 Mann dan kawan-kawan menemukan sistem penggolongan darah yang disebutnya golongan darah Xga, disebabkan oleh sebuah gen resesip dalam kromosom-X.
Darah seseorang dapat dites dengan menggunakan serum yang mengandung anti-Xga. Bila hasil tes itu menunjukkan reaksi positip (artinya terjadi penggumpalan darah), maka orang itu memiliki eritrosit yang mengandung antigen–Xga. Ia dikatakan bersifat Xga-positip atau Xg(a+). Sebaliknya bila hasil tes itu tidak mengandung reaksi negatip, maka eritrosit orang itu tidak mengandung antigen-Xga dan ia dikatakan bersifat Xga-negatip atau Xg(a-). (Gambar 7-14).
e. Sindroma Lesch – Nyhan
Penyakit ini timbul karena ada pembentukan purin yang berlebihan, terutama basa guanin. Sebabnya karena penderita tidak mampu membentuk enzim hipoxantin-guanin phosphoribosil transferase (HGPRT) yang diikuti dengan bertambah aktifnya enzin serupa ialah adenin phosphoribosil tranferase (APRT). Sebagai hasil dari metabolisme purin yang abnormal ini, pasien memperlihatkan tabiat yang abnormal, seperti misalnya kejang otot yang tidak disadari serta mengeliatkan anggota kaki dan jari-jari tangan. Kecuali itu ia tuna mental, menggigit serta merusak jari-jari tangan dan jaringan bibir.
Selama beberapa bulan setelah lahir, anak biasanya menunjukkan keadaan normal, tetapi setelah berumur satu tahun, anak itu memperlihatkan tanda-tanda timbulnya penyakit.
f. Hidrosefali terangkai-X
Hidrosefali adalah suatu penyakit yang ditandai dengan besarnya kepala karena ada penimbunan cairan cerebrospinal di dalam ruang otak. Dengan mengumpulnya cairan cerebrospinal terjadilah tekanan yang mengakibatkan gangguan mental, kehilangan kemampuan bergerak dan kerapkali penderita capat meninggal dunia. Penyebabnya adalah gen resesip terangkai-X.
Dalam keadaan normal cairan cerebrospinal berguna untuk menjaga otak terhadap goncangan. Cairan ini dibentuk di dalam empat ruang otak, berputar di dalam ruang itu dan mengelilingi otak untuk kemudian dihisap dalam aliran darah. Apabila hubungan antara ruang-ruang otak itu terhalang atau sangat menyempit, maka cairan itu akan terkumpul, mempertinggi tekanan di dalam ruang otak dan merusak jaringan otak disekelilingnya. Oleh karena tulang tengkorak bayi masih lemah untuk waktu sampai sekotar enam bulan setelah kalahiran, maka tanda pertama dari hidrosefali ialah membesarnya kapala bayi.
2. Disebabkan oleh gen dominan.
Contohnya gigi coklat dan mudah rusak karena kurang email. Kelainan ini disebabkan oleh gen dominan B yang terdapat dalam kromosom-X. Di sinipun nampak sifat khas dari pewarisan gen yang terdapat dalam kromosom-X, yaitu cara pewarisan gen bersilang “criss-cross inheritance”. (Gambar 7-16).
C. Rangkai Kelamin pada Mamalia
Telah diketahui bahwa penentuan jenis kelamin pada Mamalia (binatang menyusui) itu mengikuti sistem XY, sehingga binatang betina adalah XX dan binatang jantan XY.
Perkawinan antara kucing jantan berwarna kuning dengan kucing betina berwarna hitang akan menghasilkan anak kucing betina belang tiga (hitam-kuning-putih) yang disebut juga kucing Calico dan kucing jantan hitam. (Gambar 7-17).


D. Rangkai Kelamin pada Ayam
Penentuan jenis kelamin pada ayam mengikuti tipe ZO, dengan catatan bahwa ayam betina adalah heterogametik (ZO), sedang ayam jantan homogametik (ZZ). (Gambar 7-19). Pengetahuan inilah sangat penting bagi para peternak ayam dalam usaha menentukan seks pada anak-anak ayam umur sehari (DOC = “Day Old Chicken”), sebab ada beberapa sifat keturunan terangkai kelamin pada ayam yang sangat menguntungkan.

GEN-GEN YANG TERDAPAT PADA KROMOSOM-Y
Kromosom kelamin manusia dibedakan atas tiga 3 bagian : (Gambar 7-20).
1. Bagian dari kromosom-X yang homolog (sama bentuk dan panjangnya) dengan bagian dari kromosom-Y.
2. Bagian dari kromosom-X yang tidak homolog dengan bagian dari kromosom-Y. Bagian ini panjang sekali dan di sini terlelak gen-gen terangkai-X.
3. Bagian dari kromosom-Y yang tidak homolog dengan bagian dari kromosom-X. Bagian ini pendek sekali dan di sini terletak gen-gen yang lazim disebut gen-gen terangkai-Y. Sifat keturunan yang timbul karena pengaruh gen terangkai-Y dinamakan holandrik, sedang gennya disebut gen holandrik. (Yunani, holo = sama ; andro = laki-laki), karena hanya diwariskan kepada keturunan laki-laki saja.
Tiga gen terangkai-Y yang dikenal pada manusia ialah :
a. Gen resesip wt yang menyebabkan tumbuhnya kulit di antara jari-jari (terutama kaki), sehingga tangan atau kaki orang mirip dengan kaki katak / burung air. Alel dominan Wt menentukan keadaan normal.
b. Gen resesip hg yang menyebabkan pertumbuhan rambut panjang dan kaku di permukaaan tubuh orang, sehingga menyerupai hewan landak yang tubuhnya berduri. Alel dominan Hg menentukan pertumbuhan rambut normal.
c. Gen resesip h menyebabkan Hypertrichosis, yaitu tumbuhnya rambut pada bagian-bagian tertentu di tepi daun telinga. Alel dominan H tidak menyebabkan Hypertrichosis. (Gambar 7-21).


GEN-GEN YANG EKSPRESINYA DIUBAH OLEH SEKS
Gen-gen ini dapat terletak pada autosom maupun pada kromosom kelamin. Apabila gen itu terletak pada autosom, maka laki-laki dan perempuan dapat diharapkan akan menerima gen itu dengan frekuensi yang sama, sehingga masing-masing seks mempunyai peluang yang sama besar untuk menunjukkan diwariskannya gen tertentu. Tetapi apabila gen itu terletak pada kromosom-X, maka gen itu akan diwariskan menurut pola bersilang. Artinya gen yang terletak pada kromosom-X itu tidak mungkin diwariskan oleh seorang ayah langsung kepada anaknya laki-laki. (Tabel 7-2).
1. Ekspresi Gen yang Dibatasi Oleh Seks
Beberapa sifat yang dibatasi oleh seks dikenal, misalnya :
a. Pembentukan payudara dan ovarium serta kemampuan untuk membentuk sel telur pada perempuan.
b. Pembentukan kumis, prostat dan testes serta kemampuan untuk membentuk spermatozoa pada laki-laki.
Pada hewan, contohnya warna kupu Semanggi. Kupu jantan selalu berwarna kuning, tetapi yang betina dapat kuning dan putih. Warna putih dominan, tetapi hanya memperlihatkan diri pada kupu betina.
2. Ekspresi Gen yang Dipengaruhi Oleh Seks
Ada banyak contoh sifat keturunan yang ditentukan oleh gen autosomal yang ekspresinya dipengaruhi oleh seks. Sifat itu tampak pada kedua macam seks, tetapi pada salah satu seks ekspresinya lebih besar daripada untuk seks lainnya. (Tabel 7-2). Contoh:
1. Kepala botak (Bald).
Jadi andaikata seorang laki-laki berkepala botak kawin dengan seorang perempuan tidak botak (kedua-duanya homozigotik) maka semua anaknya laki-laki akan botak, sedangkan semua anaknya perempuan tidak botak.
2. Panjang jari telunjuk.
Jari telunjuk pendek disebabkan oleh gen yang dominan pada orang laki-laki, tetapi resesip pada orang perempuan. Cara diwariskannya sifat ini seperti halnya dengan kepala botak.

KULIAH KERJA LAPANGAN PENDIDIKAN BIOLOGI

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Eksplorasi disebut juga penjelajahan atau pencarian, adalah tindakan mencari atau melakukan perjalanan dengan tujuan menemukan sesuatu. Dalam konteks riset ilmiah eksplorasi merupakan salah satu tujuan riset, sedangkan tujuan lainnya antara lain adalah penggambaran (deskripsi), dan penjelasan (eksplanasi). Dalam hal ini, eksplorasi adalah usaha untuk memperoleh pemahaman umum dan awal terhadap suatu fenomena. Eksplorasi biologi adalah melakukan observasi dan pengumpulan data, inventarisasi dan evaluuasi terhadap subjek biologi (flora dan fauna) yang sudah dikenal sebelumnya.
Pada umumnya, eksplorasi merupakan serangkaian kegiatan yang menjadi satu paket, dan meliputi :
1. Persiapan
2. Pengumpulan data atau pengambilan sample
3. Inventarisasi dan evaluasi
4. konservasi
Kita semua menyadari bahwa mempelajari subjek biologi hanya berdasarkan pada konsep, akan sulit memperoleh pemahaman. Idealnya, mempelajari subjek biologi harus konkrit dan factual. Banyak mahasiswa yang telah mengenal / dapat menyebutkan nama-nama jenis tumbuhan dan hewan tertentu. Tetapi, ketika dihadapkan pada subjek yang sesungguhnya, mereka menyatakan tidak tahu. Padahal jenis itulah yang namanya telah mereka kenal atau sering mereka sebutkan. Sehubungan dengan hal-hal tertera di atas, maka studi eksplorasi / observasi menjadi sangat penting dan “mutlak” diperlukan dalam mempelajari biologi.

B. Perumusan masalah
1. Keanekaragaman jenis (diversitas spesies) tumbuhan apa saja yang ada di Kebun Raya Cibodas (KRC) ?
2. Apa status dan fungsi berbagai jenis tumbuhan di Kebun Raya Cibodas (KRC) ?
3. Keanekaragaman jenis anggrek apa saja yang ada di Taman Anggrek, TMII ?
4. Keanekaragaman jenis bunga apa sajakah di Taman Bunga Nusantara ?
5. Keanakaragaman serangga Indonesia apa sajakah di Museum Serangga, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ?
6. Keanekaragaman jenis ikan air tawar apa sajakah di Taman Akuarium air Tawar, Taman Mini Indonesia Indah (TAAT-TMII) dan keanakaragaman biota laut apa sajakah di Taman Biota Laut,Seaworld Indonesia ?

C. Tujuan eksplorasi
1. Mengetahuai keanekaragaman jenis (diversitas spesies) tumbuhan di Kebun Raya Cibodas (KRC).
2. Memperoleh data dasar mengenai status dan fungsi berbagai jenis tumbuhan di Kebun Raya Cibodas (KRC).
3. Mengetahui berbagai jenis anggrek di Taman Anggrek, TMII.
4. Mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan bunga di Taman Bunga Nusantara.
5. mengetahui keanekaragaman serangga Indonesia dari Museum Serangga, Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
6. Mengetahui keanekaragaman jenis ikan air tawar di Taman Akuarium Air Tawar, Taman Mini Indonesia Indah (TAAT-TMII), dan keanekaragamn biota laut di Taman Biota Laut, Seaworld Indonesia.
7. Studi ekskursi (belajar sambil wisata).

D. Manfaat eksplorasi
Manfaat yang diharapkan dari eksplorasi biologi ini adalah memperoleh pengalaman praktis di lapangan, menambah wawasan dan khazanah ilmiah bagi mahasiswa biologi, khususnya peserta eksplorasi.
BAB II
MATERIAL DAN METODE

A. Lokasi Eksplorasi
1. 31 Maret 2008  pukul 08.00 di Kebun Raya Cibodas (KRC).
 pukul 13.30 di taman Bunga Nusantara.
2. 01 April 2008  pukul 07.00 di Taman Anggrek, TMII.
pukul 10.30 di Taman Akuarium Air Tawar dan
Museum Serangga, TMII.
 pukul 14.30 di Seaworld Indonesia.

B. Bahan dan Alat yang Digunakan
Peralatan yang diperlukan antara lain : kamera beserta perlengkapannya , alat-alat untuk mengukur kondisi lingkungan, seperti : kompas, lux meter, altimeter, pH meter. Sementara data lingkungan seperti temperature, kelembepan udara, curah hujan, dan sebagainya yang merupakan data tahunan dapat diperoleh dari lembaga yang bersangkutan. Kantong plastik atau sejenisnya untuk menyimpan bahan atau spesimen (jika diizinkan mengambilnya)juga diperlukan.
Informasi biologi lainnya dapat diperoleh dari laporan eksplorasi sejenis yang pernah dilakukan sebelumnya atau dari sumber lain seperti bahan pustaka dan atau internet.

C. Prosedur atau Cara Kerja
Prosedur atau cara kerja berdasarkan metode ilmiah. Berikut langkah-langkahnya :
1. Melakukan pengamatan.
2. Mengumpulkan data (inventarisasi data).
3. Analisis, interpretasi dan evaluasi data.
4. Penarikan kesimpulan.
5. Penyusunan laporan.
BAB III
HASIL DAN ANALISIS HASIL EKSPLORASI

A. Kebun Raya Cibodas
Kebun Raya Cibodas (KRC) atau Taman Hutan Raya (Botanical garden), terletak di ater hutan gunung Gede-Pangrango, Desa Cimacan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Letak geografis Kebun Raya Cibodas adalah di sekitar koordinat 60-590 LS dan 1060-500 BT. Fisiografi Kebun Raya Cibodas bergelombang dan berbukit-bukit dengan ketinggian berkisar antara 1.275 m dan 1.425 m dpl. Temperatur udara 170-270 C, kelembapan udara 900 C dengan curah hujan 3.800 ml/th.
Kebun Raya cibodas (KRC) didirikan pada tanggal 11 April 1852 oleh Johannes Elias Teysjmann, sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor (KRB) yang telah berdiri pada tanggal 18 Mei 1817. Kebun Raya Cibodas (KRC) meliputi kawasan seluas 125 ha, yang dikhususkan untuk koleksi exsitu tumbuhan dataran tinggi basah tropika yang diintroduksi dari negara lain.

Menurut Holif Immamudin, Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas, sampai tahun 2006 koleksi kebun yang berhasil diinventerisasi sebanyak: 10.792 koleksi tumbuhan, 700 koleksi biji dan 4.852 koleksi herbarium. Koleksi tumbuhan dibagi menjadi dua bagian, yaitu koleksi di kebun dan koleksi di rumah kaca. Koleksi kebun berjumlah 1.014 jenis dan koleksi rumah kaca terdiri dari: 169 jenis sukulen, 289 jenis kaktus dan 320 jenis anggrek.







Di Kebun Raya Cibodas juga terdapat beberapa taman, antara lain: Taman Rhododendron, Taman Sakura, Taman Amorphophallus dan Taman Lumut. Taman Lumut merupakan taman yang palintg khas di KRC, dengan luas 2.500 m2 dan memiliki 216 jenis lumut dan lumut hati yang berasal dari berbagai sudut wilayah Indonesia dan dunia. Taman ini diklaim sebagai satu-satunya di dunia yang terletak di luar ruangan dengan koleksi terbanyak.


B. Taman Bunga Nusantara
Taman Bunga Nusantara (TBN) yang juga dikenal sebagai Taman Indah Puspa Dunia, terletak di sisi jalur menuju Puncak, Bogor atau tepatnya di Jl. Mariawati Km 7, Desa kawung Luwuk, Kecamatan Sukaresmi (Cipanas), Kabupaten cianjur. Taman Bunga Nusantara terletak pada koordinat 60-540 LS dan 1060-380 BT. Fisiografi: area berbentuk cekungan, dengan ketinggian 811 m dpl.
Taman Bunga Nusantara (TBN), milik Yayasan Bunga Nusantara yang dikelola oleh PT. Sarana Kusuma Inti Makmur Nusantara. Taman ini berdiri atas usulan dari Ibu Tien Soeharto dan diresmikan pada tanggal 10 September 1995, oleh Presiden RI ke-2, Soeharto. Taman Bunga Nusantara menggunakan maskot Angsa hitam (Cygnus atratus). Angsa hitam memiliki daya tahan tubuh yang kuat, adatif, dan interaktif serta dapat bereproduksi di luar habitat asli atau alaminya.
Taman Bunga Nusantara memiliki luas total 35 ha area taman, 12 ha untuk pembibitan, dan Usaha Bunga Nusantara. Taman Bunga Nusantara mengoleksi tanaman bunga yang indah dan unik yang sebagian besar berasal dari mancanegara, terutama dari negara-negara beriklim tropis dan subtropis. Hanya sebagian kecil (lebih kurang 50 jenis dari sekitar 2.000 jenis) tanaman bunga di Indonesia. Bunga-bunga yang tergolong unik tersebut antara lain: Snapdragon (Anthurrinum majus) dari Afrika Utara dan Bunga kelelawar (Tacca chantieri) dari Malaysia.
Taman bunga di Taman Bunga Nusantara umumnya merupakan tanaman semusim (annual), sehingga memerlukan pergantian setiap tiga bulan sekali.
Di dalam Taman Bunga Nusantara terdapat sembilan taman (Taman Air, Taman Mawar, Taman Perancis, Taman Labyrinth, Taman Amerika, Taman Bali, Taman Mediterania, Taman Palem, dan Taman Jepang). Rumah Kaca seluas 2.300 m3, Danau Angsa, Rafflesia mini theater dan fasilitas pendukung wisata lainnya.


Di Taman Bunga Nusantara terdapat sembulan taman :
1. Taman Air
2. Taman Mawar
3. Taman Perancis
4. Taman Labyrinth
5. Taman Amerika
6. Taman Bali
7. Taman Mediterania
8. Taman Palem
9. Taman Jepang
Di samping kesembilan taman tersebut, terdapat bangunan Rumah Kaca (Green-House) Bosch Adeco dibuat untuk mengoleksi tanaman yang memerlukan kondisi cuaca atau faktor klimatik tertentu. Di antara koleksi dalam rumah kaca tersebut antara lain: Persian violet (Exacum affine), Begonia, Candle larkspur (Delphnium elatum), Nicotiana alata, Garbera daisy (Garbera jamesonii), Bunga terompet (Mandevilla sanderi), Bunga Kelelawar (Tacca chantieri) dan Bunga pansy (Viola tricolor).

C. Taman Akuarium Air Tawar
Taman Akuarium Air Tawar TMII (TAAT-TMII) terletak di kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jl. Pondok Gede Raya, Jakarta Timur, Indonesia. Bangunan akuarium terletak di sebelah selatan Danau Taman Mini Indonesia Indah.
Taman Akuarium Air Tawar bertemakan “Indonesia dan Dunia Air Tawar” memeragakan akuarium air tawar geografis yang menyajikan simulasi dan replikasi ekosistem lahan basah alam asli dan keanekaragaman hayati.
Taman Akuarium air Tawar diresmikan pada tanggal 20 april 1994 oleh Presiden RI ke-2, Bapak Soeharto. Tempat ini dibangun berlantai dua, di atas tanah seluas 5.500 m2. Dalam bangunan taman terdapat 21 buah akuarium dinding, 40 buah akuarium lepas, kolam jembatan kaca, kolam jamah, kolam air payau, 4 buah kolam budidaya, sebuah display ekosistem, sebuah terowongan sepanjang 4 m dan 240 buah akuarium perawatan di karantina.
Menurut data bulan Mei 1997, koleksi biota berjumlah lebih kurang 250 spesies, terdiri atas 5.001 ekor dengan rincian: 1.650 ekor di display akuarium, 3.351 ekor di karantina, termasuk biota sumbangan dari kebun binatang Taronga, Sydney, Australia, yaitu dua ekor Ikan Paru (Protopterus aethiopicus) dan tiga ekor Saratoga. Di sampaing itu juga terdapat seekor Belut Listrik (Electrophorus electricus) dan tiga ekor Hiu Gergaji Air Tawar (Pristis microdon).


Ikan-ikan Indonesia yang menarik dari koleksi taman ini antara lain:
i. Siluk merah atau yang populer dengan nama Arowana merah (Schlerophagrs formosus). Siluk merah di daerah asalnya dikenal dengan nama lokal Peyang, Kelesa, Tangkelesa, atau Kahyangan, oleh kalangan tertentu dipercaya sebagai pembawa rejeki dan keberuntungan.
ii. Ikan Sumpit (Taxotes jaculatrix).
iii. Ikan Pelangi (Melanotaenia boesemani).
iv. Botia macan (Botia macracantha).
v. Ikan Hantu (Aeronotus albifrons).
vi. Tamu pesona, yang terkenal karena besarnya dan dijadikan primadona adalah Pirarucu (Arapaima gigas), si raksasa dari Sungai Amazone, amerika Selatan dengan panjang 250 cm. Panjang ikan dewasa mencapai 450 cm, berat 200 kg.

D. Taman Anggrek
Taman Anggrek Taman Mini Indonesia Indah. Pembangunan Taman Anggrek TMII ini merupakan ide dari ibu Tien Soeharto, istri dari mantan presiden ke-2 RI, Soeharto. Di dalam Taman Anggrek ini tidak hanya terdapat berbagai jenis anggrek tetapi juga terdapat berbagai tanaman hias lain yang sangat cantik-cantik. Di sana kami tidak hanya dapat mempelajari tentang cara merawat tanaman anggrek tetapi kami juga dapat membelinya langsung dengan harga yang cukup terjangkau.

E. Museum serangga

Museum serangga terletak di kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang bersebelahan (sebelah timur) dengan Taman Akuarium Air Tawar.
Di lihat dari atas, bangunan museum satu lantai ini berbentuk fisik morfologi serangga, berdiri di atas tanah seluas lebih kurang 500 m2. Dalam bangunan ini terdapat ruang pamer serangga dan kupu-kupu, ruang informasi serangga dan kupu-kupu, perpustakaan, ruang baca, computer informasi, auditorium dan lain-lain.
Di depan pintu masuk terdapat patung serangga bertanduk Kumbang badak (Oryctes rhinoceros), serangga berwarna coklat kehitaman yang tampak kokoh-kuat. Dalam ruang informasi tergantung peta lingkungan yang menunjukkan daerah distribusi serangga di Indonesia.





Koleksi serangga dan kupu-kupu di ruang pamer museum disajikan dalam kotak nampan (insektarium). Dalam ruang pamer dapat dilihat berbagai jenis serangga dengan berbagai macam bentuk dan ukuran yang menunjukkan keanekaragaman jenis serangga di Indonesia.

Dari sekitar 800.000 jenis serangga yang telah diberi nama tidak kurang dari 10.000 jenis dilaporkan hidup di alam Indonesia dan 2.500 jenis diantaranya adalah kupu-kupu yang sebagian dapat dilihat di museum serangga ini.

Museum serangga memiliki empat aspek manfaat, yaitu: aspek ilmiah, aspek pendidikan, aspek konservasi, dan aspek wisata.

F. Seaworld Indonesia
Indonesia yang merupakan negara kepulauan, terdiri atas 17.508 pulau, terhampar di sepanjang 5.000 km pada garis katulistiwa, memiliki panjang pantai 81.000 km. Sehingga Indonesia disebut Negara maritime. Keindahan alam bawah permukaan laut Indonesia sebagian dapat dilihat di Seaworld Indonesia.
Seaworld Indonesia adalah taman biota laut, beralamat di Jl. Lodan timur No. 7, kompleks wisata terpadu Ancol Jakarta Baycity (Taman Impian Jaya Ancol), Jl. RE. Martadinata, Jakarta Utara.
Seaworld Indonesia dibangun di atas lahan seluas 3 ha, dengan luas bangunan utama 4.500 m2. Pemetakan batu pertama dilakukan pada tanggal 2 Oktober 1992, oleh Gubernur DKI Jakarta (waktu itu) Wiyogo Atmodarminto. Seaworld Indonesia mulai beroperasi tanggal 3 Juni 1994.
Seaworld Indonesia terdiri atas beberapa bagian yaitu: akuarium utama, area air tawar, lorong antasena, akuarium dugong,, perpustakaan dan fasilitas penunjang lainnya.
1. Akuarium Utama
2. Area Air Tawar
3. Lorong Antasena
4. Akuarium Dugong dan Akuarium Ekosistem Laut

Seaworld Indonesia memiliki visi dan misi: pendidikan, konservasi dan hiburan serta memiliki beberapa program, seperti program magang, program pendidikan (pendidikan di Seaworld, program jangkauan ke luar, program pelestarian) dan program khusus Klub Si Woli.


Beberapa Biota Menarik dan Unik di Seaworld Indonesia
Ada beberapa biota yang unik dan menarik di seaworld Indonesia yang di antaranya berasal dari manca negara.
1. Belut Listrik (Electrophorus electricus)

2. Piranha (Pygocentrus piraya)

3. Buaya Putih (Crocodylus porosus)

4. Ikan Duyung (Dugong dugon)

5. Naga Laut












PEMBAHASAN

G. Kebun Raya Cibodas
Eksplorasi pertama kami di Kebun Raya Cibodas (KRC). Kami memilih lokasi ini dikarenakan Kebun Raya Cibodas memiliki koleksi tanaman yang lebih lengkap dibandingkan dengan Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Purwodadi.
Sampai tahun 2006 koleksi kebun yang berhasil diinventerisasi sebanyak: 10.792 koleksi tumbuhan, 700 koleksi biji dan 4.852 koleksi herbarium. Koleksi tumbuhan dibagi menjadi dua bagian, yaitu koleksi di kebun dan koleksi di rumah kaca. Koleksi kebun berjumlah 1.014 jenis dan koleksi rumah kaca terdiri dari: 169 jenis sukulen, 289 jenis kaktus dan 320 jenis anggrek. Luas rumah kaca ini  6000 m2, di dalamnya terdapat rumah kaca persemaian yang merupakan ‘dapur’ bagi Kebun Raya Cibodas (KRC).
Di Kebun Raya Cibodas juga terdapat beberapa taman, antara lain: Taman Rhododendron, Taman Sakura, Taman Amorphophallus dan Taman Lumut. Taman Lumut merupakan taman yang palintg khas di KRC, dengan luas 2.500 m2 dan memiliki 216 jenis lumut dan lumut hati yang berasal dari berbagai sudut wilayah Indonesia dan dunia.

H. Taman Bunga Nusantara
Lokasi ke-2 yang kami kunjungi adalah Taman Bunga Nusantara. Taman Bunga Nusantara (TBN).
Taman Bunga Nusantara menggunakan maskot Angsa hitam (Cygnus atratus). Angsa hitam memiliki daya tahan tubuh yang kuat, adatif, dan interaktif serta dapat bereproduksi di luar habitat asli atau alaminya.
Hanya sebagian kecil (lebih kurang 50 jenis dari sekitar 2.000 jenis) tanaman bunga di Indonesia. Bunga-bunga yang tergolong unik tersebut antara lain: Snapdragon (Anthurrinum majus) dari Afrika Utara dan Bunga kelelawar (Tacca chantieri) dari Malaysia.
Di dalam Taman Bunga Nusantara terdapat sembilan taman (Taman Air, Taman Mawar, Taman Perancis, Taman Labyrinth, Taman Amerika, Taman Bali, Taman Mediterania, Taman Palem, dan Taman Jepang). Rumah Kaca seluas 2.300 m3, Danau Angsa, Rafflesia mini theater dan fasilitas pendukung wisata lainnya.
10. Taman Air
Populasi penyusun komunitas tumbuhan yang terdapat di taman air antara lain: Kana air (Thalia dealbata) dari Amerika Utara, Egyption paper plant (Cyperus papyrus) terdapat di bagian depan dan belakang kolam, merupakan tanaman pertama yang dijadikan bahan kertas oleh bangsa Mesir sejak 2750 tahun SM, Lotus (Nelumbo nucifera) mengambang di tengah kolam, teratai raksasa (Victoria amazonica) asal Amerika Selatan, dan Giant arum (Typhonodorum lindleyanum) berbentuk mirip pohon pisang, berasal dari Brazil.
11. Taman Mawar
Di taman mawar terdapat lebih kurang 100 kultivar mawar hibrida dengan warna-warna unsure pelangi. Tujuh puluh persen bunga mawar di taman ini berasal dari amerika dan sisanya berasal dari Australia. Nama-nama bunga mawar di taman ini diambil dari nama-nama (orang) popular seperti: Dolly parton, Bing Crosby, John F. Kennedy, Disco White lightening atau Camelot dan lain-lain.
12. Taman Perancis
Di taman gaya Perancis, terdapat pohon Cemara dari Versailles dan “the-tehan” yang dipangkas rapi sebagai bingkai untuk tanaman bunga aneka warna yang oleh orang Perancis disebut parterre (dari par terre de broderie = sulaman di atas tanah). Taman didesain dengan ciri parterre dengan bentuk-bentuk geometris dan pohon-pohon serta perdu dipangkas sangat rapi, dilengkapi kolam, air mancur dan patung.
13. Taman Labyrinth
Taman labyrinth (maze/labyrinth garden) yang dibentuk dari tanaman pangkas Terang bulan (Duranta repens) yang memebentuk lorong berkelok-kelok yang membingungkan dan meyesatkan, dan merupakan “perangkap” bagi pengunjungnya. Mudah memasukinya tetapi sulit keluarnya. Tetapi kesulitan ini dapat dipecahakn dengan memperhatikan rumput yang terinjak atau dipandu dari menara pandang yang berada di dekatnya.
14. Taman Amerika
Taman gaya Amerika berciri khas pagar ranch dengan tampilan dua konsep, yaitu konsep pedesaan Amerika (country classic garden) yang mencerminkan pedesaan di Amerika dengan tanaman semusim dan konsep alami (native garden) yang menyerupai padang rumput.
Pada taman gaya pedesaan memiliki ciri khas berupa perpaduan tanaman bunga binneal, dan perennial seperti bunga mawar gaya lama Amerika, bunga-bunga gaya kuno asli Eropa dan Amerika , di samping Bunga matahari (Helianthus sp), Butterfly bush (Buddleia davidii) dan Zinnia (Zinnia elegans). Pad ataman alami tumbuh bunga-bunga liar Amerika seperti Calliopsis (Calliopsis tinctonia) yang pada habitat aslinya tumbuhan ini merupakan tumbuhan penutup tanah yang menutup ratusan kilometer persegi bagaikan permadani dengan hiasan warna-warna orange, merah, kuning, dan ungu.

15. Taman Bali
Taman gaya bali dicirikan dengan gapura khas bali, dan tanaman Kamboja (Plumeria rubra). Di dalam taman terdapat tiga buah kolam yang ditengahnya mengapung tanaman teratai, patung Dewi Sri dan di tepi kolam tumbuh Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis).
16. Taman Mediterania
Di taman Mediterania tumbuh lebih kurang 200 jenis tanamn dari kawan Mediterania, yang tahan terhadap kekeringan terutama tanaman kaktus seperti kaktus Yucca (Yucca torreyi). Di samping itu juga terdapat tanaman palem dan Sanseivieria berbunga putih.
17. Taman Palem
Taman Palem mengoleksi lebih dari 100 jenis palem dari seluruh penjuru dunia, di antaranya adalah: Palem raja (Syagrus romanzoffiana) dari Mexico, Palem botol (Hyphorbe laganicaulis) dari kepulauan dekat Mauritius, sikas (Cycas rumphii), Pandan (Pandanus utilis) dari Madagaskar, Palem uban (Washingtonia robusta) yang sangat terkenal di Hollywood dan beberapa daerah di California.
18. Taman Jepang
Taman gaya Jepang didominasi oleh koleksi tanaman tidak berbunga. Tanaman di taman ini dikelilingi dengan dinding bernuansa kayu, air terjun, sungai buatan, dan kolam dengan ikan Koi khas Jepang.
Di samping kesembilan taman tersebut, terdapat bangunan Rumah Kaca (Green-House) Bosch Adeco dibuat untuk mengoleksi tanaman yang memerlukan kondisi cuaca atau faktor klimatik tertentu. Di antara koleksi dalam rumah kaca tersebut antara lain: Persian violet (Exacum affine), Begonia, Candle larkspur (Delphnium elatum), Nicotiana alata, Garbera daisy (Garbera jamesonii), Bunga terompet (Mandevilla sanderi), Bunga Kelelawar (Tacca chantieri) dan Bunga pansy (Viola tricolor).

I. Taman Akuarium Air Tawar
Objek eksplorasi kami yang ke-3 adalah Taman Akuarium Air Tawar. Di sini kami dapat melihat berbagai koleksi biota berjumlah lebih kurang 250 spesies, terdiri atas 5.001 ekor dengan rincian: 1.650 ekor di display akuarium, 3.351 ekor di karantina, termasuk biota sumbangan dari kebun binatang Taronga, Sydney, Australia, yaitu dua ekor Ikan Paru (Protopterus aethiopicus) dan tiga ekor Saratoga. Di sampaing itu juga terdapat seekor Belut Listrik (Electrophorus electricus) dan tiga ekor Hiu Gergaji Air Tawar (Pristis microdon).
Ikan-ikan Indonesia yang menarik dari koleksi taman ini antara lain:
i. Siluk merah atau yang populer dengan nama Arowana merah (Schlerophagrs formosus). Siluk merah di daerah asalnya dikenal dengan nama lokal Peyang, Kelesa, Tangkelesa, atau Kahyangan, oleh kalangan tertentu dipercaya sebagai pembawa rejeki dan keberuntungan.
ii. Ikan Sumpit (Taxotes jaculatrix).
iii. Ikan Pelangi (Melanotaenia boesemani).
iv. Botia macan (Botia macracantha).
v. Ikan Hantu (Aeronotus albifrons).
vi. Tamu pesona, yang terkenal karena besarnya dan dijadikan primadona adalah Pirarucu (Arapaima gigas), si raksasa dari Sungai Amazone, amerika Selatan dengan panjang 250 cm. Panjang ikan dewasa mencapai 450 cm, berat 200 kg.

J. Taman Anggrek
Objek eksplorasi ke-4 kami adalah ke Taman Anggrek Taman Mini Indonesia Indah. Di sana terdapat berbagai jenis anggrek.
Anggrek bersifat hermaphrodit, yaitu pollen (serbuk sari) dan putik terdapat di dalam satu bunga., sedangkan sifat kelaminnya adalah monoandrae (kelamin jantan dan betina terletak pada satu tempat) sehingga anggrek termasuk tanaman yang mudah mengalami penyerbukan. Penyerbukan dapat terjadi secara tidak sengaja oleh alam, misalnya serangga. Jatuhnya serbuk sari ke kepala putik akan menyebabkan terjadinya penyerbukan, proses ini lebih mudah terjadi pada tipe bunga anggrek yang memiliki zat perekat pada putiknya (discus viscidis). Bunga anggrek yang tidak memiliki zat perekat disebut polonia, sedangkan bunga anggrek yang memiliki zat perekat disebut polinaria.
Persilangan dilakukan dengan membuka alat kelamin bunga (gymnostemium) anggrek. Lidi atau tusuk gigi ditempelkan pada lempeng perekat di putik bunga, kemudian digunakan untuk mengambil pollen. Pollen diletakkan di kepala putik (stigma). Persilangan yang diikuti dengan penyerbukan diakhiri dengan membuang lidah bunga untuk menghindari serangga menggagalkan penyerbukan, dan memberikan label pada hasil persilangan tersebut.
Pemilihan tanaman induk tentunya disesuaikan dengan hasil yang diinginkan dalam suatu proses persilangan. Secara garis besar tanaman induk harus sehat, yang dicirikan dengan penampilan fisik segar, hijau, tumbuh tegak, kuat dan kokoh.
Di Indonesia pada umumnya persilangan anggrek lebih mengarah untuk menghasilkan warna bunga yang menarik, untuk itu sangatlah perlu diperhatikan zat-zat dan organel pembentuk warna pada bunga yaitu:
1. Anthocyanin, merupakan zat larut dalam cairan sel (sitoplasma). Zat ini menimbulkan warna merah muda, merah tua dan biru. Warna-warna ini sangat dipengaruhi oleh pH lingkungan cairan sel, bila pH rendah akan muncul warna merah, sedangkan bila pH tinggi akan muncul warna biru.
2. Anthoxantin, merupakan zat kimia organic yang juga larut dalam sitoplasma. Zat ini menimbulkan warna kuning muda hingga kuning tua. Jika anthoxantin berada bersama-sama dalam sitoplasma, maka kedua warna tersebut dapat tercampur. Perubahan warna ini dikenal dengan sebutan ko-pigmentasi.
3. Plastida pembawa pigmen warna berbentuk butiran, sehingga tidak larut dalam sitoplasma seperti pigmen yang lain. Pigmen dari plastida akan nampak jika anthocyanin dan anthoxanthin tidak larut dalam sitoplasma.
Teknik penyilangan anggrek mudah dipelajari, namun tingkat keberhasilan penyilangan tersebut ditentukan oleh banyak aspek, antara lain waktu penyilangan, umur bunga betina, mutu bunga jantan sebagai penghasil pollen dan yang tidak kalah pentingnya adalah faktor keuletan dan pengalaman itu sendiri.

K. Museum serangga
Obyek eksplorasi ke-5 kami adalah berkunjung ke Museum Serangga yang letakknya di kompleks Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Di depan pintu masuk Museum serangga terdapat patung serangga bertanduk Kumbang badak (Oryctes rhinoceros), serangga berwarna coklat kehitaman yang tampak kokoh-kuat. Dalam ruang informasi tergantung peta lingkungan yang menunjukkan daerah distribusi serangga di Indonesia.
Dalam peta serangga Indonesia dijelaskan bahwa Indonesia yang terletak di antara benua Asia dan Australia memiliki keanekaragaman fauna serangga yang amat besar. Garis Wallaca yang membelah nusantara dalam dua kawasan membagi dua serangga Indonesia dalam dua bagian yaitu masing-masing yang asli Asia dan Australia. Lebih dari 17.000 pulau yang mengukir nusantara menyebabkan adanya batas-batas alami yang turut menentukan terbentuknya jenis-jenis endemic kedua faktor ini, yaitu geografi dan isolasi telah memperkaya jenis dan perilaku serangga Indonesia.

L. Seaworld Indonesia
Tempat tujuan eksplorasi kami yang ke-6 dan merupakan eksplorasi terakhir adalah Seaworld Indonesia yang letaknya tidak jauh dari Museum Serangga.
Seaworld Indonesia terdiri atas beberapa bagian yaitu: akuarium utama, area air tawar, lorong antasena, akuarium dugong,, perpustakaan dan fasilitas penunjang lainnya.
1. Akuarium Utama
Akuarium utama berukuran 36 x 24 m2, dengan kedalaman bervariasi dari 4,5 sampai 6 m, menampung 5 juta liter ikan asin. Akuarium ini merupakan akuarium air asin terbesar di Asia Tenggara. Di dalam akuarium utama dipelihara ribuan biota laut Indonesia. Sebanyak 3.500 jenis ikan laut Indonesia (37% dari total spesies ikan laut di dunia) dipelihara di akuarium ini. Di akuarium utama juga terdapat atraksi pemberian makan oleh para penyelam di dalamnya.
2. Area Air Tawar
Area air tawar dilengkapi dengan koleksi biota air tawar dari seluruh dunia, di antaranya adalah Pirarucu, Piranha, Belut listrik dan Lele ekor merah yang mewakili kehidupan Sungai amazone, Amerika Selatan. Di samping ikan-ikan dari Amazone tersebut, juga terdapat Ikan Dewa yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat.Ikan Dewa adalah ikan keramat yang tidak boleh ditangkap dan dimakan. Kelangan tertentu menyakni, jika ada yang melanggar maka yang bersangkutan akan mendapatkan malapetaka.
3. Lorong Antasena
Lorong Antasena adalah lorong bawah air pada akuarium utama sepanjang 80 m, dengan kubah tembus pandang. Lantai dasar lorong ini dibuat berjalan otomatis, sehingga pengamat atau pemirsa akan merasa lebih nyaman, tanpa rasa khawatir tersandung saat mengamati pemandangan laut di bagian samping atau bagian atas lorong. Akuarium utama, termasuk dinding lorong Antasena ini terbuat dari bahan acrylic tembus pandang, tebal 10 cm dan tahan peluru.
4. Akuarium Dugong dan Akuarium Ekosistem Laut
Akuarium ini berisi terumbu karang dan sponge yang merupakan sebagian dari lebih kurang 450 jenis terumbu karang dan ribuan jenis sponge yang ditemukan di perairan laut Indonesia yang menunjukkan keanekaragaman dan keindahan alam bawah laut. Di dalam akuarium yang besar ini terdapat Ikan Duyung (Dugong dugon).

Beberapa Biota Menarik dan Unik di Seaworld Indonesia
Ada beberapa biota yang unik dan menarik di seaworld Indonesia yang di antaranya berasal dari manca negara.
6. Belut Listrik
Belut listrik (Electrophorus electricus) terkenal karena kemampuannya menghasilkan arus listrik yang kuatnya mencapai 500-600 volt. Arus listrik digunakan untuk melindungi diri, dan melemahkan mangsanya sebelum dimakannya. Belut listrik ditemukan di Sungai Amazone.
7. Piranha
Piranha (Pygocentrus piraya) yang dijuluki dengan ikan setan itu adalah ikan karnivora, hidup di habitat air tawar. Piranha dewasa panjang tubuhnya mencapai 30-60 cm, memiliki gigi yang sangat tajam dan penciumannya juga tajam. Piranha hidup berkelompok membentuk koloni dalam jumlah besar sebagai upaya pertahanan terhadap predator dan memudahkan dalam perburuan.
Kata piranha berasal dari bahasa Tupi-Gurani (digunakan di Brazil, Peru, Paraguay, Bolivia dan Guyana Perancis), pira-ranha yang berarti ikan bergigi tajam atau piranha alias Ikan setan. Piranha jiga dijuluki caribia atau piraya, berasal dari Sungai Amazon, Amerika Selatan. Menurut informasi, saat ini hanya tinggal 24 jenis piranha.
8. Buaya Putih
Terlepas dari mitos, legenda dan dongeng seperti dalam film, Buaya putih yang termasuk buaya muara (Crocodylus porosus) ini memang ada di Seaworld Indonesia. Jumlahnya 23 ekor, pada punggungnya terdapat bintik-bintik hitam, panjangnya rata-rata satu meter (umur baru satu tahun), tidak berekor, dipelihara di tempat karantina berukuran 5 x 8 m, tepat di belakang seaworld.
9. Ikan Duyung
Ikan duyung (Dugong dugon) adalah mamalia berparu-paru, panjang badannya dapat mencapai 3 m. Ikan duyung (Malay) atau Dugong atau Sea cow adalah herbivora pemaan rumput laut. Duyung hidup di laut dangkal tropis, di kawasan Indonesia Pasifik, di sekitar Singapura, di perairan sekitar Pulau Ubin, Pulau Tekong, daan Changi di mana pada perairan tersebut terdapat hamparan rumput laut yang melimpah.
Setiap saat Ikan duyung muncul ke permukaan air untuk menghirup udara. Pada saat muncul, Duyung akan tampak seperti manusia. Mereka yang melihat dari jauh atau dalam suasana kabut akan mengira bahwa duyung adalah seorang manusia yang menyerupai perempuan.
10. Naga Laut
Naga laut Seaworld Indonesia ada dua jenis yaitu weedy Sea Dragon (Phylloptery taeniolatus) dan leafy Sea dragon (Phycodurus eques). Kedua Naga laut ini dapat tumbuh mencapai panjang 45 cm. Naga laut hidup di dalam komunitas alga, memakan udang dan ikan-ikan kecil. Untuk memelihara dan mempertahankan hidupnya, Naga laut mampu beradaptasi dengan merubah warna tubuh sesuai dengan lingkungannya dan dengan rumbai-rumbai yang merupakan perkembangan dari kulitnya dapat berkamoflase untuk menghindarkan dari predatornya. Naga laut dapat berenang tetapi tidak cepat. Dengan sirip punggung dan dadanya, dia dapat bergerak ke samping kanan, samping kiri, ke depan dan belakang. Pada saat bertelur, Naga laut betina meletakkan telurnya di bawah ekor Naga laut yang jantan.

MAKALAH ANATOMI TUMBUHAN STRUKTUR BUNGA

STRUKTUR BUNGA


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Meskipun struktur dan ontogeni bunga telah banyak diteliti, hingga saat ini para ahli belum sepakat mengenai konsep bunga. Salah satu sebab adalah kurangnya informasi mengenai fosil bunga. Teori yang biasa dianut menganggap bahwa bunga adalah homolog dengan pucuk vegetatif, dan daun bunga homolog dengan daun hijau (phyllom). Konsep yang juga dianut, yakni bahwa macam daun yang ditemukan pada paku, Gymnospermae dan Angiospermae, yang berkembang dari sistem cabang, telah memunculkan dugaan bahwa, dalam suatu evolusi paralel antara daun dan bagian bunga, pemisahan antara keduanya telah terjadi sebelum bentuk daun muncul. Tampak bahwa pada awal pembentukannya, ontogeni dan organisasi jaringan pengangkut pada bagian bunga mirip dengan pada daun hijau. Sebab itu, meskipun ada kasus yang menyimpang, pembahasan berikut mengikuti teori homologi antara pucuk vegetatif dan bunga.

B. Perumusan Masalah
1. Bagaimanakah fosil bunga ?
2. Apa saja organ-ogran penyusun bunga dan fungsi masing-masing organ ?

C. Tujuan
1. Memahami tentang fosil bunga.
2. Mengetahui organ-organ penyusun bunga dan fungsi masing-masing organ.


BAB II
PEMBAHASAN

A. Struktur bunga, bagian bunga, dan susunannya
Bunga terdiri dari sejumlah bagian steril dan bagian reproduktif (fertil) yang melekat pada sumbu, yakni dasar bunga (reseptakulum). Bagian sumbu yang merupakan ruas batang yang diakhiri oleh bunga dinamakan tangkai bunga (pedisel).
Again steril dari bunga terdiri atas sejumlah helai daun kelopak (sepal) dan sejumlah helai daun mahkota (petal). Keseluruhan sepal dalam bunga disebut kaliks, dan keseluruhan petal disebut korola. Kaliks dan korola bersama-sama disebut perhiasan bunga (periant). Jika periant tidak terbagi menjadi kaliks dan korola, maka setiap helainya disebut tepal. Bagian reproduktif adalah benang sari/stamen (mikrosporofil) dan daun buah/karpel (megasporofil). Keseluruhan staman disebut andresium dan keseluruhan karpel disebut ginesium. Pada umumnya bunga terdiri dari keempat bagian bunga dan tempatnya berturut-turut dari tepi luar bunga ke bagian tengah kaliks, korola, andresium dan ginesium.
Susunan daun bunga pada reseptakulum bisa mengikuti spiral/tersusun karangan, dan keduanya bisa ditemukan pada bunga yang sama. Bila daun bunga tersusun dalam karangan, maka daun bunga dari karangan yang satu letaknya bergantian dengan daun karangan sebelum dan sesudahnya. Daun bunga dapat saling berlakatan/bebas. Bila pelekatan terjadi pada jenis daun bunga yang sama, peristiwanya disebut kohesi, jika pelekatan terjadi antara dua karangan berbeda disebut adnasi. Stamen terdiri dari tangkai sari (filamen) dan di bagian distal terdapat kepala sari (antera). Pada antera biasanya terdapat dua bagian, masing-masing bercuping dua. Kedua bagian antera bersambungan di tengah dengan penghubung kepala sari (konektivum). Setiap bagian mengandung dua buah kantung sari/kantung polen yang berisi butir tepung sari/butir polen.
Karpel atau sekumpulan karpel yang bersatu menjadi ginisium biasanya terdiri dari 3 bagian, yakni bakal buah dengan bakal biji (ovulum), tangkai putik (stilus), serta kapala putik (stigma) yang strukturnya memudahkan polinasi. Bakal biji melakat pada bagian dinding bakal buah yang disebut plasenta.

Sepal dan Petal
Baik sepal maupun petal menyerupai daun. Pada penampang melintang kedua bagian bunga terdiri dari epidermis abaksial dan adaksial yang membatasi 3 atau 4 atau kadang-kadang hingga 10 lapisan sel isodiametris yang tak terdiferensiasi sel memanjang disertai banyak ruang antar sel. Di dalamnya terdapat berkas pengangkut. Misofil kurang termodifikasi dibandingkan dengan daun hijau, namun bisa pula terdapat idioblas seperti sel berisi kristal atau hypodermis. Sepal biasanya berwarna hijau dan berfotosintesis, sedangkan rambut dan stomata sering ditemukan pada sepal maupun petal.
Pada tumbuhan yang terpolinasi oleh serangga, fungsi utama korola adalah untuk menarik serangga dan oleh sebab itu merupakan bagian paling luas dan besar dari bunga.
Pada tumbuhan yang dipolinasi oleh angina, korela sering tereduksi atau bahkan tak ada. Warna petal adalah akibat kromoplas yang mengandung karotenoid dan cairan vakuola yang mungkin mengandung flavonoid, terutama ankosianin dan berbagai kondisi pengubah separti pH cairan vakuola. Pada Rudbeckia hirta, dasar petal mengandung glikosida flavonol, yang menyerap cahaya ulta violet dan membuat tempet itu dapat dibedakan sebagai ‘tanda nektar’ bagi serangga pollinator yang sesuai. Pada Brassicaceae, yang juga dipolinasi oleh serangga, bunga menunjukkan berbagai pola pemantulan ultra violet. Pola itu membedakan taksa yang berkarabat dekat dan dapat bernilai diagnostik dalam taksonomi.
Dinding antiklinal dari epidermis petal dapat bergelombang atau beralur internal. Dinding luar dapat berbentuk konveks atau berupa papilla. Pada papilla Tagetes, lapisan kutikula tebal dan membentuk lipatan.
Benang sari
Kebanyakan Angiospermae memiliki kapala sari yang tetrasporangiat, dengan dua ruang sari (lokulus) dalam setiap cuping kapala sehingga jumlah keseluruhannya empat. Pada sejumlah tumbuhan yang anteranya matang, namun sebelum antera memecah (mebuka sendiri) batas antara pasangan lokulus di setiap cuping rusak sehingga antera tetrasporangiat hanya menunjukkan dua lokulus.
Filamen berstruktur sederhana. Padanya terdapat sebuah berkas pengangkut yang bisa bersifat amfikribal di sepanjang filament dan berakhir di konektivum. Pada bunga Rhoeo discolor banya ditemukan rambut filamen.
Dinding antera terdiri dari beberapa lapisan sel yang merupakan turunan sel parietal primer, kecuali epidermis yang dalam perkembangannya hanya membelah dalam bidang antiklinal. Dua lapisan yang penting adalah endotesium, tepat di bawah epidermis dan tapetum, yang berbatasan dengan lokulus antera. Sel di antara kedua lapisan itu sering memipih karena tekanan, lalu rusak. Endotesium membentuk penebalan tak rata, terutama di dinding radial dan tangensial dalam. Pengerutan diferensial yang terjadi padanya ketika antera mengering saat matang, memudahkan terjadinya retakan atau celah pada antera untuk membebaskan serbuk sari. Membukanya antera sering dimulai pada celah atau stomium atau stomata yang tak berfungsi. Sel tafetum bersifat sekretori dan penuh sitoplasma padat. Isi sel tapetum diserap oleh butir serbuk sari yang sedang berkembang dalam lokulus sehingga ketika butir serbuk sari matang, biasanya tapetum sudah berdegenerasi. Untuk membebaskan serbuk sari, selain lewat celah atau stomium, tumbuhan dapat memiliki pori di sisi lateral atau ujung cuping antera.
Serbuk sari
Hasil mikrogenesis adalah mikrospora atau butir serbuk sari. Butir tersebut berupa tubuh yang bersimetri radial atau bilateral dan pada dindingnya terdapat bagian yang kurang kuat yang disebut aperatur, ada yang bulat (pori) dan ada yang memanjang (kolpi). Waktu serbuk sari berkecambah, tabung polen akan muncul melalui aperture, meskipun ada pula serbuk sari yang tanpa aperture. Dinding butir sari terdiri dari dua lapisan utama, yakni intin yang lunak di bagian dalam, dan eksin yang keras di sebelah luar. Eksin terbagi lagi menjadi bagian yang tidak berlekuk di sebelah dalam, yakni neksin, dan bagian yang menunjukkan pola lekukan khas di sebelah luar, yakni seksin.
Butir polen sering berperan dalam taksonomi di taraf familia atau di bawahnya. Ukuran dan bentuk polen amat beragam, dan pola lekukannya berbeda-beda, termasuk adanya butiran, kutil, dan duri. Telah ditentukan bahwa pada beberapa familia dengan eksin berlekuk-dalam, seperti Cruciterae, Malvaceae, atau Compositae, lekukan eksin berisi bahan yang berasal dari tapetum dan berperan dalam pengendalian kecocokkan intraspecies. Ketika butir polen dibawa oleh pollinator dari kepala sari ke stigma, terjadi dehidrasi sesudah terjadi rehidrasi. Eksin mengembang dan bahan yang tersimpan dalam eksin dan intin dibebaskan.
Ginesium
Morfologi ginesium serta terminologi mengiringinya masih banyak dipertentangkan. Yang pertama, apakah karpel suatu ‘phyllom’ berstruktur aksial atau organ khusus yang tidak berhubungan dengan bagian lain dari bunga. Kedua, apa makna dari penyatuan congenital (sebelum muncul) dari sejumlah karpel, yang dianggap terjadi jika ginesium tumbuh sebagai satu kesatuan sewaktu ontogeny. Ketiga, yang manakah karpel dalam bunga yang berbekal buah tenggelam (inferus).
Karpel
Pada bunga bisa ditemukan satu helai karpel atau lebih. Jika terdapat dua karpel atau lebih, maka karpel dapat lepas satu dari yang lain (ginesium apokarp, seperti pada bunga mawar) atau karpel berlekatan dengan cara yang bermacam-macam (ginesium sinkarp, seperti pada tomat/papaya). Ginesium berkarpel tunggal digolongkan jenis apokarp.
Dalam pembentukannya menjadi ginesium, karpel dianggap melipat sepanjang tepinya sedemikian rupa sehingga sisi adaksial berada di dalam ruang tertutup, dan tepinya saling melekat. Dianggap bahwa pelipatan terjadi secara konduplikat dengan tepi tetap pipih. Diperkirakan perubahan dalam evolusi menyababkan reduksi daerah tepi. Konsep yang lebih tua mengindikasikan bahwa pelipatan meliputi involusi, yakni pelipatan ke dalam sehingga daerah yang tertutup dilapisi dengan muka abaksial.
Pada ginesium sinkarp, ada dua cara pelekatan karpel. Yang pertama, karpel berlekatan dengan kondisi terlipat dan muka abaksial melekat pada muka abaksial. Di sini terbentuk ginesium beruang dua atau beruang banyak. Yang kedua, pelekatan terjadi dalam kaedaan tak terlipat ayau setengah terlipat dan terbentuk ginesium beruang satu.
Pada ginesium biasanya dapat dibedakan bagian bawah yang fertil, yakni bakal buah (ovarium), bagian tengah yang steril, yakni tangkai putik (stilus), dan yang paling ujung adalah kepala putik (stigma).
Bakal buah
Pada bakal buah dibedakan dinding bakal buah dan ruang bakal buah. Pada bakal buah beruang banyak terdapat sekat pemisah. Bakal biji (ovarium) terdapat pada daerah dinding bakal buah dalam (adaksial), yang disebut plasenta. Setiap karpel memiliki dua plasenta. Pada karpel, plasenta ditemukan di dekat tepi atau tidak jauh darinya, sehingga dibedakan plasenta marginal (tepi) dan plasenta laminar (agak jauh dari tepi). Plasenta pariental terjadi pada ginesium yang berlekatan karpelnya terjadi secara marginal dan hanya ada satu ruang ginesium. Pada ginesium yang karpelnya terlipat, bakal buahnya beruang dua atau banyak, dan plasentanya aksiler. Jika sekat pemisah hilang, maka dari segi filogeni atau ontogeni, terjadi plasenta di tengah, bebas dari sekat dan dinamakan plasenta sentral bebas.
Oleh karena pada umumnya sehelai karpel memiliki tiga berkas pembuluh, yang juga tampak setelah terjadi pelipatan kala pembentukan ginesium, maka berkas median (tengah, dorsal) dan kedua berkas pembuluh lateral (ventral) dapat diikuti. Selanjutnya teramati juga di daun, bagian floem dari berkas pembuluh ada di sisi abaksial dan xylem di sisi adaksial.
Tangkai Putik dan Kepala Putik
Tangkai putik merupakan bagian karpel yang memanjang ke atas, kea rah distal. Pada ginesium sinkarp, tangkai putik berasal dari semua karpel, yang dapat bersatu atau tetap terpisah. Stilus dapat berongga atau padat. Pada kebanyakan Angiospermae, stilusnya padat dan jaringan di tengah terspesialisasi menjadi jaringan transmisi, yang memasok zat hara bagi tabung sari yang tumbuh melaluinya. Ujung distal tangkai putik termodifikasi sehingga menghasilkan lingkungan yang baik bagi pengecambahan butir sari. Stigma yang siap menerima butir sari dapat menghasilkan sekret dalam jumlah besar dan disebut stigma basah, yang tidak atau kurang menghasilkan sekret menjadi stigma kering. Butir sari berkecambah dan menghasilkan tabung sari, yang kemudian tumbuh melalui tepi rongga tangkai sari yang dilapisi oleh sel sekresi atau, pada stilus padat, melalui jaringan transmisi. Jaringan dasar stilus bersifat parenkim dan ditembus oleh berkas pembuluh angkut.
Bakal biji dan Kantung embrio
Setiap bakal biji (ovulum) melekat pada dinding ovarium dengan adanya tangkai bakal biji (funikulus) yang mengandung satu berkas pembuluh. Bakal biji terdiri dari jaringan di tengah atau nuselus, dilingkari oleh integumen dalam dan integumen luar. Kedua integumen mengelilingi suatu saluran yang bermuara di pori, disebut mikropil. Daerah nuselus, integumen, dan funikulus berhubungan disebut kalaza, saring terletak berhadapan dengan mikropil. Tabung sari tumbuh melalui mikropil di saat fertilisasi. Sebagaimana pada tapetum antera, nuselus biasanya sudah tak ada ketika bakal biji mencapai taraf dewasa, karena telah berdegenerasi.
Pembentukan megaspora melaui peristiwa sel induk megaspore disebut megasporogenesis. Megaspora yang juga disebut kantung embrio akan berkecambah dengan terjadinya mitosis pada intinya yang akhirnya memberikan kantung embrio dewasa yang berinti delapan. Di banyak Angiospermae, kantung embrio matang berisi 8 inti, masing-masing sering memiliki dinding sel. Ketiga sel dekat mikropil adalah sel telur dan dua sel sinergid. Di dekat kalaza terdapat 3 sel antipoda. Dua buah inti di tengah disebut inti polar. Jika keduanya bersatu, jumlah sel dalam kantung embrio menjadi tujuh. Sel antipoda sering berdegenerasi di awal pertumbuhan. Pada senergid biasanya terdapat penebalan dinding yang disebut aparat filiform (seperti benang) yang meluas di bagian sel dekat mikropil.
Nektari
Nektari, larutan yang berisi gula, merupakan hasil sekresi nektar yang paling sering terjadi pada tumbuhan yang diserbuk oleh serangga dan burung. Nektari dapat terdiri atas jaringan khusus yang strukturnya berbeda dari jaringan di dekatnya. Nektari dapat berkembang di seluruh bagian tumbuhan. Nektari yang berhubungan dengan organ disebut nektari bunga, dan yang berkembang di bagian vegetatif tumbuhan disebut nektari ekstrafloral, yang di luar bunga. Dapat ditemukan di berbagai organ misalnya pada tangkai bunga (Passiflora), daun penumpu (Vicia alba), gigi-gigi daun (Ailanthus altissima, Prunus, dan Impatiens) dan di pinggir siatia Euphorbia. Nektari ekstrafloral dianggap secara filogenetik lebih primitif dibandingkan dengan nektari bunga. Sukrosa, glukosa dan fruktosa adalah unsure pokok paling umum ditemukan pada nektar. Selain dari itu ada gula yang lain, getah, asam amino, protein, ion, mineral, vitamin, sukrosa enzim hidrolisis dan asam-asam organic yang juga tercatat ada pada nektar berbagai tumbuhan. Asam menyebabkan pH rendah yang terdapat pada nektar beberapa tumbuhan. Zimmer mann (1954) menemukan transglukosida pada nektar Impatiens. Konsentrasi nektar bervariasi antara 3-87%. Diketahui bahwa keluaran nektar segar, dan sejumlah bahan kering di dalamnya, yang dihasilkan oleh berbagai species dalam waktu 24 jam itu sangat beragam. Berikut ini klasifikasi nektari bunga yang diusulkan berdasarkan lokasinya :

1. Nektari perigonal : Nektari yang berkembang pada perhiasan bunga.
2. Nektari toral : Nektari yang berkembang di dasar bunga.
3. Nektari staminal : Nektari yang berhubungan dengan benag sari.
4. Nektari ovarial : Nektari yang berkembang pada dinding bakal buah.
5. Nektari stilar : Nektari yang berkembang di pangkal tangkai kepala putik.

B. Perkembangan
Setelah tumbuhan mencapai stadium perkembangan reproduktifnya, maka beberapa atau semua meristem apeks pucuk pada ranting berhenti menghasilkan daun dan mulai membentuk bagian bunga menurut urutan yang khas bagi species yang bersangkutan. Berbeda dengan pembentukan daun, yang meristem apeknya melebar kembali salama satu plastokron, pada bunga, luas meristem apeks lambat laun berkurang sewaktu bagian bunga dibentik secara berurutan. Di kebanyakan bunga, urutan pembentukan daun bunga berlangsung dari luar ke dalam secara karoperal. Namun, ada beberapa taksa yang menunjukkan bahwa beberapa bagian bunga dibentuk dalam arah terbalik, seperti pada stamen beberapa kelompok Palmae. Peristiwa ini sangat khas bagi species yang bersangkutan. Dari pengamatan struktur dewasa, sering sulit menentukan apakah pembentukan stamen itu sentripental atau sentripugal. Pada ginesium sinkarp, karpel dapat menyatu kongential sehingga ginesium dibentuk sebagai struktur tunggal, atau dibentuk secara terpisah. Selanjutnya, karpel dapat terpisah kembali setelah pembuahan dan sebelum penyebaran biji.
Mikrosporogenesis dan Megasporogenesis
Pada antera yang sedang berkembang, mikrosporangium terdiri dari sel sporogen yang ada di dalam rongga kantung polen sejumlah lapisan khusus di sebelah luarnya. Jaringan sporogen juga berasal dari sel parietal primer yang ditemukan pada awal pembentukan antera. Sel sporogen masih dapat bermitosis menghasilkan lebih banyak sel sporogen atau langsung menjadi sel induk mikrospora. Meiosis terjadi dalam sel induk mikrospora, menghasilkan tetrad yang terdiri dari empat sel mikrospora yang haploid. Di stadium ini, mikrospora biasanya berpisah, meskipun pada beberapa familia tetap bertahan sebagai tetrad. Sebelum lepasnya polen dari antera, mikrospora mengalami mitosis, menghasilkan sel vegetatif dan sel generatif. Kadang-kadang, sel generatif membelah, menghasilkan 2 gamet jantan.
Sebagaimana dalam mikrosporogenesis, sel sporogen primer dapat langsung atau melalui beberapa kali mitosis, menjadi sel induk megaspora. Sel itu mengalami meiosis yang terdiri dari dua kali pembelahan berturut-turut, menghasilkan 4 megaspora. Pada mayoritas Angiospermae, satu megaspore menghasilkan kantung embrio dengan mitosis lebih lanjut, sementara 3 megaspora lainnya berdegenarasi.

C. Jaringan Pembuluh
Pada kebanyakan bunga, berkas pembuluh yang menuju setiap organ berdivergensi dari silinder pembuluh sentral, di taraf yang berbeda-beda dalam bunga. Jumlah berkas pembuluh sepal dan petal amat beragam dalam berbagai bunga, tetapi berkas itu dapat bercabang dikotom seperti pada daun. Pada stamen biasanya hanya ada satu berkas pembuluh, namun beberapa familia memiliki kekhasan jalan daun, yakni brjumlah 3-4 berkas per stamen, separti pada Araceae. Sistem pembuluh pada karpel terbagi menjadi berkas ventral yang berdivergensi ke bakal biji dan berkas karpel dorsal yang masuk ke dalam stilus. Jumlah berkas pembuluh dalam stilus pada ginesium sinkarp sering merupakan indicator jumlah karpel, meskipun kadang-kadang berkas itu bercabang atau bersatu.


BAB III
PENUTUP

A. Simpulan
1. Daun dan batang merupakan unit tunggal yang diistilahkan sebagai pucuk, kita dapat melihat perkembangan dari bunga yang paralel dengan perkembangan vegetatif dan bukanlah berasal daripadanya.
2. Sebuah bunga yang khas mempunyai empat macam organ yaitu sepal, reseptakel, korola dan petal.
3. Di dalam oerhiasan bunga terdapat 2 macam organ reproduksi, yaitu sebelah luar disebut stamen yang bersama-sama membentuk andresium dan sebelah dalam disebut karpel yang membentuk ginesium.
4. Organ-organ bunga yang berkembang biasanya muncul dalam susunan akropetal yang jelas yakni organ-organ yang paling mudah terletak paling dekat dengan apeks.

B. Saran
1. Diharapkan mengetahui dan memahami tentang fosil bunga.
2. Diharapkan memahami tentang organ-organ penyusun bunga beserta masing-masing fungsinya.
WELCOME TO BAMA COMPUTER And SOFTWARE