BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

Minggu, 05 Juni 2011

MENGGANTI KURSOR PADA BLOG

Kamu bosan dengan gambar cursor tanda panah? Pengen ganti?
Cara sebagai berikut:
1. Click "Tata Letak"
2. Click "Edit HTML"
3. Kemudian cari code ini:

body {

4. Kemudian letakkan code berikut:

cursor: url("alamat url tempat gambr kamu di simpan")

5. Simpan...!

EFEK SALJU PADA BLOG

Copy scrip ini dan paste di skript baru kamu caranya
1. buka edit laman
2. tambah gadget
3. pilih java scrip
4. paste dikotak kedua
5. save n lihat blog kamu

<script type='text/javascript'>
//Snow alias salju hehehe...

if ((document.getElementById) &&
window.addEventListener || window.attachEvent){

(function(){

//Configure here.

var num = 30; //Number of flakes
var timer = 30; //setTimeout speed. Varies on different comps
var enableinNS6 = 1 //Enable script in NS6/Mozilla? Snow animation could be slow in those browsers. (1=yes, 0=no).

//End.

var y = [];
var x = [];
var fall = [];
var theFlakes = [];
var sfs = [];
var step = [];
var currStep = [];
var h,w,r;
var d = document;
var pix = "px";
var domWw = (typeof window.innerWidth == "number");
var domSy = (typeof window.pageYOffset == "number");
var idx = d.getElementsByTagName('div').length;

if (d.documentElement.style &&
typeof d.documentElement.style.MozOpacity == "string")
num = 12;

for (i = 0; i < num; i++){
sfs[i] = Math.round(1 + Math.random() * 1);

document.write('<div id="flake'+(idx+i)+'" style="position:absolute;top:0px;left:0px;width:'
+sfs[i]+'px;height:'+sfs[i]+'px;background-color:#ffffff;font-size:'+sfs[i]+'px"></div>');

currStep[i] = 0;
fall[i] = (sfs[i] == 1)?
Math.round(2 + Math.random() * 2): Math.round(3 + Math.random() * 2);
step[i] = (sfs[i] == 1)?
0.05 + Math.random() * 0.1 : 0.05 + Math.random() * 0.05 ;
}


if (domWw) r = window;
else{
if (d.documentElement &&
typeof d.documentElement.clientWidth == "number" &&
d.documentElement.clientWidth != 0)
r = d.documentElement;
else{
if (d.body &&
typeof d.body.clientWidth == "number")
r = d.body;
}
}


function winsize(){
var oh,sy,ow,sx,rh,rw;
if (domWw){
if (d.documentElement && d.defaultView &&
typeof d.defaultView.scrollMaxY == "number"){
oh = d.documentElement.offsetHeight;
sy = d.defaultView.scrollMaxY;
ow = d.documentElement.offsetWidth;
sx = d.defaultView.scrollMaxX;
rh = oh-sy;
rw = ow-sx;
}
else{
rh = r.innerHeight;
rw = r.innerWidth;
}
h = rh - 2;
w = rw - 2;
}
else{
h = r.clientHeight - 2;
w = r.clientWidth - 2;
}
}


function scrl(yx){
var y,x;
if (domSy){
y = r.pageYOffset;
x = r.pageXOffset;
}
else{
y = r.scrollTop;
x = r.scrollLeft;
}
return (yx == 0)?y:x;
}


function snow(){
var dy,dx;

for (i = 0; i < num; i++){
dy = fall[i];
dx = fall[i] * Math.cos(currStep[i]);

y[i]+=dy;
x[i]+=dx;

if (x[i] >= w || y[i] >= h){
y[i] = -10;
x[i] = Math.round(Math.random() * w);
fall[i] = (sfs[i] == 1)?
Math.round(2 + Math.random() * 2): Math.round(3 + Math.random() * 2);
step[i] = (sfs[i] == 1)?
0.05 + Math.random() * 0.1 : 0.05 + Math.random() * 0.05 ;
}

theFlakes[i].top = y[i] + scrl(0) + pix;
theFlakes[i].left = x[i] + scrl(1) + pix;

currStep[i]+=step[i];
}
setTimeout(snow,timer);
}


function init(){
winsize();
for (i = 0; i < num; i++){
theFlakes[i] = document.getElementById("flake"+(idx+i)).style;
y[i] = Math.round(Math.random()*h);
x[i] = Math.round(Math.random()*w);
}
snow();
}


if (window.addEventListener){
window.addEventListener("resize",winsize,false);
window.addEventListener("load",init,false);
}
else if (window.attachEvent){
window.attachEvent("onresize",winsize);
window.attachEvent("onload",init);
}

})();
}//tamat
</script>

MEMPERCEPAT KONEKSI INTERNET 300%

Mempercepat internet dengan mempercepat koneksi mozilla sebanyak 300%, siahkan download aplikasi dibawah ini


DOWNLOAD DISINI

Selasa, 31 Mei 2011

DOWNLOAD DIRECK 10

Sekarang DirectX versi 10 sudah di luncurkan untuk OS Windows XP. Versi DirectX 10 untuk windows XP ini masih dalam versi Alpha (tahap launching). Untuk directx 10 ini memang tadi nya di keluarkan oleh microsoft untuk OS windows Vista, jadi directx 10 untuk windows XP ini bukan lah versi directx yang di keluarkan secara resmi oleh microsoft .

Lalu apa yang ada di DirectX 10? dan apa beda nya dengan directX versi 9?, direct X dalam edisi windows XP kali ini adalah pelengkap dari beberapa library yang belum ada di directX 9.

DirectX 10 di keluarkan secara resmi hanya untuk windows vista saja, namun dengan directX 10 versi windows ini telah di luncurkan maka para pengguna windows XP sekarang dapat memenuhi kebutuhan directX 10 di windows Vista tanpa harus menggunakan windows vista.

Lalu apa guna nya Directx 10? DirectX 10 berguna untuk kita agar kita dapat memainkan game-game dalam versi-versi terbaru dimana biasa nya game tersebut mensyaratkan kompatibilitas dari directX versi 10.

Untuk para pengguna windows vista tidak perlu lagi untuk menginstall directX 10, karena memang DirectX 10 sudah include didalamnya. Kalo kita adalah seorang GAmEr, directX 10 sangat di perlukan sekali dalam mendukung hobi anda itu khusunya para pengguna windows XP.

DirectX 10 sangat kita butuhkan karena di DirectX 10 for Windows XP, Semua pemrosesan gambar telah disempurnakan, dan juga proses rendering pun sudah di tingkatkan.

DOWNLOAD DISINI

Rabu, 25 Mei 2011

EMULATOR PS2 + BIOS + PLUGIN

Kalo kita adalah salah satu peminat baik dari playstation 2 mungkin ini adalah salah satu cara dimana kita dapat memanfaatkan komputer kita untuk main Playstation 2, untuk main playstation 2 di komputer, kita perlu software/emulator untuk menjalankan game playstation 2.

Untuk software nya dapat di download DISINI Atau DISINI jika link nya udah mati bisa di download dulu PS2 Emulator dan BIOS.

Untuk cara menggunakan nya cukup di instal seperti biasa saja, namun memang dalam menggunakan tool ini membutuhkan spek komputer yang tinggi, pernah saya posting di blog saya yang lalu (yang masih banyak software bajakan nya :)) namun memang software ini tidak selalu berhasil untuk digunakan.

Masalah yang biasa timbul adalah “Error opening GS Plugin“. untuk trouble seperti ini sudah banyak sekali yang mengalami, dan sampai saat ini saya juga belum bisa memberikan solusi nya, tapi usahakan (rekomendasikan) untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

Spesifikasi untuk kartu grafis: Harus dilengkapi dengan feature Pixel Shader TM, paling tidak mesti yang Versi 1.3 yang digunakan sebagai plugin GSDX9. Saya rekomendasukan agar memakai VGA Card ATI Radeon yang 9250/9550 atau bisa juga yang Ge-Force FX 5200 Ultimate/ 6800. Dan sebagai GS Plugin bawaan PCSX 2.09 memerlukan paling tidak (minimum) Pixel Shader yang memiliki versi 2++.

Untuk menge-cek versi pixel shader nya, silahkan ikuti langkah berikut:

Pilih “configures” lalu pilih “Plugin” lalu di bagian GS Plugin (bagian sebelah kiri di pojok atas) kita ubah menjadi GSDX9. Selanjutnya kita pilih setting. kemudian mulai lah kita konfigurasi/setting resolusi dsb. Lalu pada bagian kolom ketiga akan terlihat combo box. Bila muncul Pixel Shader (ex: Pixel Shader 1.4) itu menunjukan VGA Card kita telah memakai Pixel Shader 1.4 (minimal penggunaan 1.3).

Bagi yang memiliki VGA Ge-Force MX 440 / 4000 64/128 Mb, dan tidak ada Pixel Shader nya, problem tersebut muncul disebabkan oleh VGA yang tidak support. Dan dalam hal ini mau tidak mau mesti diganti VGA CARD ny

Sabtu, 21 Mei 2011

CARA MENGINSTAL MAC OS SNOW LEOPARD DENGAN VIRTUAL BOX WINDOWS 7

Sebelumnya, kami menunjukkan kepada Anda bagaimana menginstal Mac OS X Leopard Snow menggunakan VMware di Windows 7. Sejak lisensi VMware banyak biaya, kabar baiknya adalah bahwa Anda sekarang dapat menginstal OS X pada Windows menggunakan salah satu software virtualisasi yang paling populer gratis bernama VirtualBox. Anda harus memiliki sistem dengan prosesor Intel atau AMD yang mendukung virtualisasi hardware, iso OSx86, VirtualBox dan Windows 7, Vista atau XP diinstal sebagai sistem operasi tuan rumah. Jika Anda memenuhi semua persyaratan ini, maka Anda dapat menginstal OS X Snow Leopard sebagai VM di bawah Windows untuk menikmati yang terbaik dari kedua dunia.

Snow Leopard di VirtualBox pada Windows 7

Langkah 1: Download dan menginstal versi terbaru dari VirtualBox untuk Windows.tinggal pilih os yg kmu pake
DOWNLOAD DISINI

Langkah 2: VirtualBox Start dan klik tombol "New". Ini akan memulai wizard yang akan membantu Anda membuat VM baru di VirtualBox.

Snow Leopard di VirtualBox (1)

Langkah 3: Nama VM Anda "OSX" dan pilih "Mac OS X" dari menu dropdown Sistem Operasi, dan "Mac OS X Server" dari menu dropdown Versi.

Snow Leopard di VirtualBox (2)

Langkah 4: Tetapkan VM Anda beberapa Ram dalam megabyte. Untuk tutorial ini, saya telah diberikan 1500MB max Ram.

Snow Leopard di VirtualBox (3)

Langkah 5: Sekarang membuat hard disk baru untuk VM Anda, yang tergantung pada kebutuhan Anda akan menjadi sekitar 20GB dalam ukuran. Jika Anda menggunakan pilihan Dynamic, akan memperluas gunakan saat statis opsi akan tetap ke ukuran yang Anda diberikan. Pilih pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan klik Next untuk menyelesaikan wizard.

Snow Leopard di VirtualBox (4)

Langkah 6: Sekarang klik pada "Pengaturan" dan pilih "System" dari panel kiri dan kemudian hapus centang pilihan untuk "Aktifkan EFI (OS khusus saja)" di kanan seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah.

Snow Leopard di VMware (1)

Langkah 7: Sekarang pilih "Penyimpanan" dari sebelah kiri, kemudian pilih "Kosong" ditemukan di bawah OSX.vdi. Sekarang klik pada folder dengan panah hijau di kanan.

Snow Leopard di VMware (2)

Pada jendela ini, klik Tambah (Plus tanda di 3 CD) di atas. Kemudian cari dan menambahkan iso OSx86 Anda download sebelumnya. Sekarang sorot dan klik tombol Select di bagian bawah. Lalu klik OK dan tekan tombol Start utama untuk memulai VM Anda.

Snow Leopard di VMware

Langkah 8: Setelah VM mulai booting, tekan F8 dan ketik-v pada boot prompt sehingga Anda dapat melihat apa sebenarnya yang salah jika ada sesuatu yang tidak beres. Semua layanan akan berjalan dan akhirnya Anda harus datang ke layar bahasa. Pilih bahasa Anda dan kemudian klik next. Jika Anda tidak dapat memindahkan mouse Anda di sekitar lalu tekan kanan Ctrl + I. Klik Lanjut dan Setuju, dan kemudian mulai Disk Utility ditemukan dalam menu Utilitas di atas.

Snow Leopard di VirtualBox (5)

Langkah 9: Pada layar ini menyoroti Harddisk 20GB vbox. Lalu klik hapus di sebelah kanan dan Nama itu apa yang Anda inginkan di kotak nama dan kemudian klik pada "Hapus ..." tombol untuk menghapus disk virtual. Seharusnya tidak perlu waktu lama. Setelah selesai, keluar dari Disk Utility sehingga Anda kembali ke installer.

Snow Leopard di VirtualBox (6) [4]

Sekarang cukup pilih drive disorot seperti ditunjukkan di bawah dan klik lanjutkan.

Snow Leopard di Windows 7

Langkah 10: Sekarang klik pada Customize di bagian kiri bawah, dan periksa hal berikut:

Untuk Pengguna AMD:
Update Setiap termasuk di bagian atas.
Drop down kernel dan pilih kernel Legacy.
AMD opsi di bawah dukungan Sistem.

Untuk Pengguna Intel:
Update Setiap termasuk di bagian atas.
Drop down bootloader dan memeriksa Bunglon terbaru.
Drop down kernel dan pilih kernel Legacy.

Sekarang klik Selesai dan tekan tombol Install untuk memulai instalasi.

Snow Leopard di VirtualBox (7)

Langkah 11: Segera setelah mengatakan instalasi selesai dan mulai menghitung mundur untuk restart, tekan tombol kanan Ctrl lalu klik di Perangkat CD atas dan tekan / klik Device Unmount CD DVD Devices dan / DVD. Lalu klik Mesin dan Reset untuk me-restart VM tersebut. Berikutnya Anda akan melihat loader Bunglon dan kemudian OS X akan mulai boot.

Snow Leopard di VirtualBox (8)

Ini dia! Setelah boot up, anda sekarang harus berjalan penuh Mac OS X Snow Leopard di VirtualBox bawah Windows 7 / Vista atau XP. [Via Lifehacker, Tek411]

Jika Anda menyukai ini, maka Anda mungkin juga ingin memeriksa:

* Cara Install OS Chrome di Windows 7
* Cara Install OS X Leopard Snow di Windows VMware 7
* Cara Install Android pada iPhone - Langkah demi Langkah Panduan [Video]
* Cara Install OS Google Android pada Windows 7

Anda dapat mengikuti saya di twitter atau bergabung fanpage facebook kita untuk menjaga diri diperbaharui di semua terbaru dari Microsoft, Google dan Apple.
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

 
WELCOME TO BAMA ANDROID And SOFTWARE