BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

BAMA ANDROID DAN SOFTWARE

Tak semua yang kau inginkan terkabulkan, tapi yakinlah semua yang kau butuhkan pasti Allah kabulkan

Selasa, 20 April 2010

sistem ekskresi

Sistem ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya melibatkan organ paru-paru, kulit, ginjal, dan hati. Namun yang terpenting dari keempat organ tersebut adalah ginjal.

1. Ginjal

Fungsi utama ginjal adalah mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen misalnya amonia. Amonia adalah hasil pemecahan protein dan bermacam-macam garam, melalui proses deaminasi atau proses pembusukan mikroba dalam usus. Selain itu, ginjal juga berfungsi mengeksresikan zat yang jumlahnya berlebihan, misalnya vitamin yang larut dalam air; mempertahankan cairan ekstraselular dengan jalan mengeluarkan air bila berlebihan; serta mempertahankan keseimbangan asam dan basa. Sekresi dari ginjal berupa urin.

Gbr. Alat-alat ekskresi pada manusia yang berupa
ginjal, kulit, paruparu, dan kelenjar keringat

a. Struktur Ginjal

Bentuk ginjal seperti kacang merah, jumlahnya sepasang dan terletak di dorsal kiri dan kanan tulang belakang di daerah pinggang. Berat ginjal diperkirakan 0,5% dari berat badan, dan panjangnya ± 10 cm. Setiap menit 20-25% darah dipompa oleh jantung yang mengalir menuju ginjal.

Ginjal terdiri dari tiga bagian utama yaitu:

a. korteks (bagian luar)
b. medulla (sumsum ginjal)
c. pelvis renalis (rongga ginjal).

Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas, akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak. Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. Pada badan Malphigi terdapat kapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal.

Gbr. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang

Gbr. Struktur dalam (anatomi) ginjal

Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra.

b. Proses-proses di dalam Ginjal

Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi, reabsorbsi, dan augmentasi.

1. Penyaringan (filtrasi)

Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. Selain penyaringan, di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma, seperti glukosa, asam amino, natrium, kalium, klorida, bikarbonat, garam lain, dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan.

Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino, glukosa, natrium, kalium, dan garamgaram lainnya.

2. Penyerapan kembali (Reabsorbsi)

Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Oleh karena itu, 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal.

Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. Sisa sampah kelebihan garam, dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air, 1200 g garam, dan 150 g glukosa. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali.

Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. Pada urin sekunder, zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. Sebaliknya, konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah, misalnya ureum dari 0,03`, dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder.

Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi, sedangkan air melalui peristiwa osn osis. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal.

3. Augmentasi

Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air, 1,5% garam, 2,5% urea, dan sisa substansi lain, misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin.

Hal-hal yang Mempengaruhi Produksi Urin

Hormon anti diuretik (ADH) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis posterior akan mempengaruhi penyerapan air pada bagian tubulus distal karma meningkatkan permeabilitias sel terhadap air. Jika hormon ADH rendah maka penyerapan air berkurang sehingga urin menjadi banyak dan encer. Sebaliknya, jika hormon ADH banyak, penyerapan air banyak sehingga urin sedikit dan pekat. Kehilangan kemampuan mensekresi ADH menyebabkan penyakti diabetes insipidus. Penderitanya akan menghasilkan urin yang sangat encer.

Gambar 4:
Mekanisme kerja pengaruh hormon ADH terhadap produksi urin.

Selain ADH, banyak sedikitnya urin dipengaruhi pula oleh faktor-faktor berikut :

a. Jumlah air yang diminum

Akibat banyaknya air yang diminum, akan menurunkan konsentrasi protein yang dapat menyebabkan tekanan koloid protein menurun sehingga tekanan filtrasi kurang efektif. Hasilnya, urin yang diproduksi banyak.

b. Saraf

Rangsangan pada saraf ginjal akan menyebabkan penyempitan duktus aferen sehingga aliran darah ke glomerulus berkurang. Akibatnya, filtrasi kurang efektif karena tekanan darah menurun.

c. Banyak sedikitnya hormon insulin

Apabila hormon insulin kurang (penderita diabetes melitus), kadar gula dalam darah akan dikeluarkan lewat tubulus distal. Kelebihan kadar gula dalam tubulus distal mengganggu proses penyerapan air, sehingga orang akan sering mengeluarkan urin.

2. Paru-paru (Pulmo)

Fungsi utama paru-paru adalah sebagai alat pernapasan. Akan tetapi, karma mengekskresikan zat Sisa metabolisme maka dibahas pula dalam sistem ekskresi. Karbon dioksida dan air hash metabolisme di jaringan diangkut oleh darah lewat vena untuk dibawa ke jantung, dan dari jantung akan dipompakan ke paru-paru untuk berdifusi di alveolus. Selanjutnya, H2O dan CO2 dapat berdifusi atau dapat dieksresikan di alveolus paru-paru karena pada alveolus bermuara banyak kapiler yang mempunyai selaput tipis.

Karbon dioksida dari jaringan sebagian besar (75%) diangkut oleh plasma darah dalam bentuk senyawa HC03, sedangkan sekitar 25% lagi diikat oleh Hb yang membentuk karboksi hemoglobin (HbC02).

3. Hati (Hepar)

Hati disebut juga sebagai alat ekskresi di samping berfungsi sebagai kelenjar dalam sistem pencernaan. Hati menjadi bagian dari sistem ekskresi karma menghasilkan empedu. Hati juga berfungsi merombak hemoglobin menjadi bilirubin dap biliverdin, dap setelah mengalami oksidasi akan berubah jadi urobilin yang memberi warna pada feses menjadi kekuningan. Demikian juga kreatinin hash pemecahan protein, pembuangannya diatur oleh hati kemudian diangkut oleh darah ke ginjal.

Jika saluran empedu tersumbat karena adanya endapan kolesterol maka cairan empedu akan masuk dalam sistem peredaran darah sehingga cairan darah menjadi lebih kuning. Penderitanya disebut mengalami sakit kuning.

4. Kulit (Cutis)

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karma mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan 5% sampai 10% dari seluruh sisa metabolisme. Pusat pengatur suhu pada susunan saraf pusat akan mengatur aktifitas kelenjar keringat dalam mengeluarkan keringat.

Keringat mengandung air, larutan garam, dap urea. Pengeluaran keringat yang berlebihan bagi pekerja berat menimbulkan hilang melanositnya garam-garam mineral sehingga dapat menyebabkan kejang otot dan pingsan.

Selain berfungsi mengekskresikan keringat, kulit juga berfungsi sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, serangan kuman, penguapan, sebagai organ penerima rangsang (reseptor), serta pengatur suhu tubuh.

Kulit terdiri atas dua bagian utama yaitu: epidermis dan dermis.

a. Epidermis (lapisan terluar) dibedakan lagi atas:

1. stratum korneum berupa zat tanduk (sel mati) dan selalu mengelupas
2. stratum lusidum
3. stratum granulosum yang mengandung pigmen
4. stratum germinativum ialah lapisan yang selalu membentuk sel-sel kulit ke arah luar.

b. Dermis

Pada bagian ini terdapat akar rambut, kelenjar minyak, pembuluh darah, serabut saraf, serta otot penegak rambut.

Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari kapiler darah karena letaknya yang berdekatan. Selanjutnya, air dan garam mineral ini akan dikeluarkan di permukaan kulit (pada pori) sebagai keringat. Keringat yang keluar akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh akan tetap.

Dalam kondisi normal, keringat yang keluar sekitar 50 cc per jam. Jumlah ini akan berkurang atau bertambah jika ada faktor-faktor berikut suhu lingkungan yang tinggi, gangguan dalam penyerapan air pada ginjal (gagal ginjal), kelembapan udara, aktivitas tubuh yang meningkat sehingga proses metabolisme berlangsung lebih cepat untuk menghasilkan energi, gangguan emosional, dan menyempitnya pembuluh darah akibat rangsangan pada saraf simpatik.

Kamis, 08 April 2010

syarat mengistal mac os leopard

Bagi anda yang hobi install dual boot, triple or more,,,, anda bisa mencoba menginstall Mac OS X Leopard di PC yang mempunyai tampilan desktop paling fresh dan ciamik, serta selalu “Think Different”. Salah satu kelebihan Mac OS X yang saya suka yaitu OS dengan GUI paling User Friendly, desktop yang cantik, jarang terkena virus (bahkan tidak ada) karena berbasis UNIX, kalaupun ada biasanya sekedar trojan yang coba mencuri data user dan password kemudian mengirimnya melalui internet. Dan ini bisa diatasi dengan aplikasi untuk memblok akses internet dari software yang terinstall. Selain itu Mac OS X lebih stabil, ringan dan responsif, simple, elegan, dan terakhir udah bosan dengan BSOD Windows :p .

Untuk aplikasi dan game Mac OS X sendiri sudah tersedia di situs Applenya serta dari beberapa third party seperti Adobe, Microsoft, dan lain-lain.

Menginstall Mac OS X di PC x86 biasa bukan merupakan hal yang mustahil setelah pihak Apple mulai membolehkan prosesor Intel untuk menjalankan sistem operasi Macintosh setelah sebelumnya hanya khusus hardware Apple PowerPC saja yang bisa menjalankan Macintosh dengan basis prosesor IBM PowerPC G3 / IBM PowerPC G5. Akhirnya banyak pihak yang mulai ujicoba menginstall Mac OS di PC rumah mereka yang berbasis x86 dan mereka menamakannya x86 project dan istilah Macintosh mereka sebut dengan Hackintosh.

Untuk menginstall Mac OSX Leopard ini anda harus mendownloadnya di situs torrent. Ada beberapa distro/community Hackintosh dari iDeneb, iATKOS, Kalyway, iPC, dll yang membuat beberapa versi Hackintosh mereka mulai dari Mac OS X Tiger sampai Mac OS X Snow Leopard.

Untuk menginstall Mac OS X dan Windows 7 ada beberapa syarat minimum hardware:

* Prosesor AMD / Intel 1 GHz (2 GHz Recommended) yang sudah memiliki instruksi SSE2, SSE3, untuk mengeceknya bisa menggunakan CPU-Z
* Memory 512 MB (2 GB Recommended)
* Harddisk 20GB (80 GB Recommended)
* Graphic Display 64 MB
* Keyboard & Mouse PS2 (USB Recommended)

Selain itu anda juga membutuhkan Hiren’s BootCD 10.1 untuk memudahkan anda membuat partisi dan menset active partisi dengan bootable CD.

Dengan Hiren’s BootCD anda harus menyiapkan partisi untuk Mac OS X dan Windows 7 dengan Partition Magic atau Acronis Disk Director dan ukuran minimal masing-masing 10 GB dan tipenya Primary semua. Harap perhatikan dalam satu Harddisk maksimal ada 4 partisi yang tipenya Primary.

Setelah semua syarat hardware memenuhi dan partisi harddisk sudah disiapkan, baru mulai install dengan skema:

1. Install Mac OS X dulu, baru install Windows 7
Set Active partisi I untuk menginstall Mac OS X
Set Active partisi II untuk menginstall Windows 7
Kemudian set Active partisi I untuk mengaktifkan bootloader dari Mac OS X
2. Install Windows 7 dulu, baru install Mac OS X
Set Active partisi I untuk menginstall Windows 7
Set Active partisi II untuk menginstall Mac OS X dan mengaktifkan bootloader Mac OS X

Kali ini yang akan saya bahas menggunakan skema pertama, yaitu menginstall Mac OS X dulu di partisi pertama. Versi Mac OS X yang dipakai adalah dari distro iDeneb 1.5.1 yang berisi Mac OS X Leopard 10.5.7.

Masukkan DVD installer Mac OSX nya, pada pilihan bootnya tekan F8 dan ketik:

-v

Mode -v (Verbose )

Boot dengan mode Verbose ini berguna untuk melihat status proses boot secara detail seperti tampilan command line, jadi dengan mode verbose jika tiba-tiba Hang, akan kelihatan status terakhir command line yang error.

Selain itu jika prosesor anda sudah multicore, sebaiknya tambahkan boot dengan cpus=1, karena kadang-kadang proses boot akan lama / gagal / hang.

-v cpus=1

Setelah masuk menu installasi Mac OS X, pilih menu Utilities > Disk Utilities untuk memformat partisi I dengan file system HFS+ Journaled. Satu tips untuk penamaan partisi Mac ini adalah ‘Jangan menggunakan Spasi’, gampangnya namakan saja partisinya menjadi Leopard.

Setelah selesai, pilih partisi yang sudah di format tadi, klik Next.

Pada installasi Hackintosh Mac OS X ini anda harus mengklik tombol Customize untuk memilih komponen apa aja yang akan diinstall sesuai dengan spesifikasi hardware PC anda. Untuk melihat informasi hardware PC, pilih menu Utilities > Hardware Info

Pilihan customize yang saya pakai di notebook:

iDeneb Essential System

Patch:

Apple SMBIOS Enabler

CPUS=1_FIx

IOPCMCIAFamily

SD/SDHCI Driver

IOUSBFamily Fix

Mouse Lag Fix

Voodoo PS2 Trackpad

Kernel: – (default)

Bootloader and DDST = – (default)

Drivers:

Apple Azalia Audio

Intel100ProVE Ethernet

Broadcom Wifi

Intel GMA950

AHCI Fix

ICHx Fixed

Harap diingat bahwa pilihan customize install ini sangat bervariasi tergantung spesifikasi hardware PC anda, jika tidak ada seri yang sesua setidaknya pilih seri yang mendekati.

Misal: untuk VGA onboard Intel GMA945 pilih driver VGA Intel GMA950

Setelah piilihan customize selesai, selanjutnya klik Next dan tunggu sampai proses installasi selesai.

Setelah selesai, anda akan diminta untuk menambah username dan password, serta melakukan proses Registrasi ke Apple. Untuk proses registrasi ini lebih baik di skip dengan menekan tombol Alt+Q

Jika semua sudah selesai, anda akan langsung masuk ke desktop Mac OS X yang sangat cantik.

Proses selanjutnya adalah menginstall Windows 7, tapi sebelumnya booting dulu dengan CD Hiren’s BootCD untuk menset Active partisi II dengan Partition Magic atau Acronis Disk Director agar bisa menginstall Windows 7. Setelah itu restart dab masukkan DVD installer Windows 7.

Pada saat installasi Windows, pilih partisi II yang telah disiapkan dengan format NTFS, dan proses installasi akan berjalan seperti biasa sampai selesai. Dan setelah restart anda akan langsung masuuk Windows 7.

Lalu kemana booting Mac OS X Leopardnya? Tenang, untuk ini anda hanya cukup mengaktifkan kembali partisi I dengan Hiren’s BootCD.

Jika sudah selesai menginstall Windows 7, masukkan CD Hiren’s BootCD untuk menset Active partisi I dan restart. Jika semua berjalan lancar, anda akan langsung berhadapan dengan bootloader Chameleon yang merupakan boorloader default dari iDeneb 1.5.1, untuk memilih boot Windows 7 tinggal tekan anak panah kanan / kiri. Untuk booting Mac OS X dengan mode Verbose, pilih boot Mac OS X Leopardnya, trus tekan anak panah ke bawah dan pilih Verbose.

Selain itu anda bisa mencoba menginstall Mac OS X ini dengan Windows XP, Linux, atau apapun sesuka anda,,, :D

{reserved for future update,,,,screenshot will be available soon,,, Write on Mac}

Rabu, 07 April 2010

mempercantik dekstop windows

Apakah anda bosan dengan tampilan desktop yang sama setiap harinya? Banyak orang yang juga merasakan hal serupa, jadi tidak perlu khawatir. Sama halnya ketika seseorang perlu untuk 'mempercantik' rumah mereka, maka mempercantik tampilan desktop pun mesti rutin dilakukan agar tidak muncul rasa bosan dan jenuh.

Tentu saja, mempercantik rumah anda akan menghabiskan uang yang tidak sedikit--namun mempercantik tampilan desktop tidak akan menghabiskan uang banyak, bahkan tanpa uang sepeser pun.

Di bawah ini ada tujuh aplikasi yang bisa anda download agar tampilan komputer anda terlihat beda dan baru:

1. BumpTop

Terdapat dua versi BumpTop yaitu versi Gratis dan versi Pro-nya ($29). BumpTop akan merubah tampilan desktop anda menjadi ruang virtual 3D, dimana anda dapat menempatkan ikon, shortcut dan file tidak hanya di lantai tapi juga di dinding. Meskipun program ini nantinya akan lebih memperlambat komputer anda tapi agar tampilan desktop tidak menjenuhkan maka anda perlu untuk mencoba program ini.



2. Fences

Program ini akan 'memagari' desktop anda dengan mengelompokkannya dalam bagian-bagian tertentu. Fences sangat berguna manakala kita termasuk kategori seseorang yang suka menumpukkan file dan folder di desktop karena dapat membantu mempermudah anda ketika anda mencarinya. Selain gratis, program ini juga tidak akan memberatkan komputer anda.



3. Real Desktop Light

Seperti arti dari nama softwarenya, maka dengan program ini tampilan desktop anda akan terlihat 'real/nyata'. Obyek yang ada di desktop akan menjadi obyek virtual yang dapat dirotasi, digerakkan dan bahkan saling dilempar satu dengan yang lainnya. Obyek-obyek tersebut berprilaku seperti halnya obyek di dunia nyata; obyek itu memiliki berat dan dimensi fisik.



4. RocketDock

Ingin memiliki tampilan 'dock' seperti layaknya desktop di Mac OS X? Instal program ini, karena dengan segala macam fitur yang ada, program ini dapat memenuhi keinginan anda untuk memiliki program dock gratis yang keren di desktop komputer berbasis Windows. Selain bisa berfungsi sebagai 'launcher' suatu program, RocketDock juga dapat memindahkan suatu aplikasi yang ada di desktop misal Trash bin masuk ke dalam dock.



5. Tidy Start Menu

Anda memiliki banyak sekali program di Start menu Windows XP dan suatu kali bingung karena tidak bisa menemukan program yang anda cari di Start menu. Tidy Start Menu akan menjawab persoalan tersebut dengan cara 'merampingkan' Start menu sehingga dapat mempermudah pengguna ketika harus mencari program yang akan mereka jalankan lewat Start menu.



6. Vista4Experts

Vista4Experts adalah progam yang dapat mengontrol dan mengkonfigurasi sistem Windows Vista termasuk juga yang berhubungan dengan aspek tampilan. Anda dapat menyalakan atau mematikan Aero atau Windows Sidebar, ganti tampilan Control Panel ke tampilan klasik dan masih banyak lagi.



7. Yahoo Widget Engine

Jika anda penggemar widget, maka anda akan menyukai widget buatan Yahoo ini. Dengan program Yahoo Widget Engine akan memungkinkan penggunanya memilih ratusan aplikasi kecil yang hebat yang akan dapat melakukan apa saja yang sebelumnya tidak pernah bisa kita bayangkan. Begitu anda mendownloadnya maka anda akan mendapatkan engine itu sendiri yang dilengkapi dengan sebuah jam, monitor baterai, pelacak saham, pengecek e-mail, widget cuaca dan lain-lainnya.

windows 8

Sedikit bocoran dari Microsoft, yang akan meluncurkan Windows 8 di tahun depan. Menurut report dari MSFTKitchen Desember tahun lalu, menyebutkan bahwa Microsoft tampaknya akan merilis system operasi baru di bulan Juli 2011. Sementara itu, Microsoft juga akan merilis Windows Server 2012 dan Office 2012 yang akan dipublikasikan di bulan Juli 2012.

Jika perkiraan pemetaan tersebut benar, maka Microsoft akan berusaha mempercepat frekuensi update system operasi tersebut. Selain itu, perusahaan yang berpusat di Redmond tersebut masih berambisi memenangkan kompetisi system operasi, terutama dengan hadirnya system operasi Google Chrome.(h_n)

Senin, 08 Maret 2010

laporan PPL


LAPORAN HASIL PELAKSANAAN
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
DI SMA I MUHAMMADIYAH I SEMARANG
TAHUN 2009/1010





Laporan diajukan guna memenuhi tugas
Mata Kuliah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)

Oleh :
Nama : Bambang Utomo
NPM : 06320017
Jurusan : Pendidikan Biologi

INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
SEMARANG
Tahun 2010
HALAMAN PENGESAHAN

Laporan Hasil Pelaksanaan Praktik Pengalaman (PPL) ini, telah disetujui dan disahkan pada tanggal



Oleh

Dosen Pembimbing Lapangan Guru Pamong


Dra. Mei Sulistyoningsih, M.Si, S.Si Dra. Tri Indah Hertanti








KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, kami dapat enyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan ( PPL ) di SMA Muhammadiyah 1 semarang serta menyusun laporan hasil orientasi dan observasi PPL ini.
Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah member masukan serta saran selama kegiatan praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini berlangsung, khususnya kepada :
1. Bapak Muhdi, M. Hum Rektor IKIP PGRI Semarang, selaku penanggung jawab PPL.
2. Ibu Dra. Intan Indiati, M. Pd, Kepla Unit PPL IKIP PGRI Semarang.
3. Mukhlis, M.Pd, selaku koordinator DPL Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA Muhammadiyah I Semarang.
4. Dra. Mei Sulistyoningsih, M.Si, S.Si, selaku dosen pembimbing lapangan.
5. Drs. Giyatno, selaku kepala sekolah SMA Muhammadiyah I Semarang.
6. Dra. Tri Indah Hertanti, selaku guru pamong Biologi di SMA Muhammadiyah I Semarang.
7. Semua guru, karyawan dan siswa-siswi di SMA Muhammadiyah I Semarang.
8. Rekan-rekan mahasiswa praktikan IKIP PGRI Semarang atas kerjasama dan solidaritasnya.
Kami sadar bahwa masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam laporan ini. Untuk itu kami harapkan kritik dan saran untuk menyempurnakannya. Akhirnya kami berharap laporan ini bermanfaat bagi pembaca.
Semarang, Maret 2010
Praktikan,

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN DI SMA MUHAMMADIYAH I SEMARANG
BAB II REFLEKSI DIRI
BAB III PENUTUP
LAMPIRAN-LAMPIRAN









DAFTAR LAMPIRAN

1. Rencana dan Rekam Kegiatan.
2. Daftar Hadir Praktikan.
3. Silabus.
4. Program tahunan.
5. Program semester
6. Kalender Pendidikan.
7. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
8. Daftar Peserta Didik
9. Daftar Nilai Peserta Didik.











BAB I
MASALAH-MASALAH YANG DIALAMI SELAMA PELAKSANANAN PPL

Dalam Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pasti terdapaat sedikit banyak masalah yang dapat menghambat kelancaran proses pelaksanaan PPL diantaranya :
A. PENYUSUNAN RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah suatu perangkat pembelajaran yang dibuat praktikan sebelum melaksanakan proses pembelajaran dan harus sudah diketahui oleh guru pamong yang bersangkutan serta diberi tanda tangan serta sudah direvisi oleh guru pamong sebelum praktikan mengadakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Akan tetapi dalam penyusunan RPP tidak semudah apa yang praktikan bayangkan tetapi terdapat sedikit masalah yang menghambat dalam penyusunan RPP diantaranya :
1. Format penyusunan RPP
2. Kesulitan dalam menentukan indikator yang disesuaikan dengan alokasi waktu
3. Penggunaan bahasa
4. Penyusunan kalimat
5. Media yang cocok dengan materi yang akan disamoaikan

Permasalahan-permasalahan yang dihadapi praktikan dalam penyusunan RPP itu dikarenakan belum terbiasanya praktikan membuat atau menyusun RPP dan baru pertama kali membuat format yang digunakan di sekolah latihan tersebut. Oleh karena faktor penghambat tersebut, praktikan menghadapi sedikit kendala atau masalah yang bekaitan dengan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tersebut.
B. LATIHAN PRAKTIK MENGAJAR

Latihan praktik mengajar merupakan kegiatan yang paling utama dalam pelaksanaan PPL dan dibimbing oleh guru pamong di sekolah tempat guru praktikan melaksanakan PPL. Dalam bimbingan tersebut guru praktikan diharapkan menjadi calon guru atau calon tenaga kependidikan yang profesional. Praktik mengajar pun menjadi salah satu penilaian yang utama oleh Dosen Pembimbing Lapangan. Adapun beberapa kendala yang saya alami selama melaksanakan praktik mengajar di SMA Muhammadiyah I Semarang, diantaranya :
1. Rasa percaya diri yang kurang saat pertama masuk kelas dan menghadapi siswa yang aktif bertanya, kondisi siswa yang ramai dengan datangnya guru praktikan yang baru.
2. Masih belum bisa menguasai kelas, ada siswa yang tidak mau mengerjakan soal, masih suka berbicara sendiri / kurang memperhatikan pelajaran yang diterangkan oleh guru praktikan.
3. Cara menyampaikan materi pelajaran dengan kata-kata yang sulit untuk dimengerti.
4. Pada saat di dampingi guru pamong terlihat gugup dan kurang percaya diri.
Umumnya praktikan dalam melakukan latihan Micro Teaching di kampus, lebih mudah karena jumlah siswanya sedikit, bisa menerima dan mengerti bahasa yang digunakan, dan pengelolaan kelas yang mudah karena ada rasa saling medukung. Tetapi dalam sekolah latihan, praktikan menghadapi kendala-kendala yang disebutkan di atas. Oleh karena itu praktikan harus cepat beradaptasi dengan kondisi sekolah latihan supaya materi yang disampaikan tidak sia-sia.
C. BIMBINGAN BELAJAR / EKSTRAKURIKULER

Di SMA Muhammadiyah 1 Semarang memiliki beberapa kegiatan Ekstra Kurikuler, antara lain:
a. Hizbun Waton (HW)
b. Rokhis (BTAQ)
c. Rokhis (Rebana)
d. Paskibra
e. Paduan Suara
f. Pencak Silat “ Tapak Suci”
g. Basket
h. KIR
i. Seni Tari
Dalam ekstrakurikuler yang dilaksanakan di sekolah latihan terdapat hal-hal yang menghambat praktikan mengikuti kegiatan tersebut, karena keterbatasan kemampuan yang dimiliki sehingga tidak seluruhnya ekstra yang dilaksanakan bisa diikuti karena keterbatasan tersebut. Praktikan hanya mengikuti satu ekstrakurikuler yaitu Hizbul Waton.
Disamping faktor kemampuan yang dimiliki oleh praktikan tersebut, terdapat masalah lain yang menghambat yaitu faktor waktu yang hampir bersamaan dan waktu yang dimiliki praktikan terbagi dengan kesibukan atau pekerjaan sampingan yang praktikan lakukan.
D. PARTISIPASI DI SEKOLAH LATIHAN

Di sekolah latihan terdapat kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, oleh karena itu praktikan ikut berpartisipasi diantaranya :
1. Piket harian PPL tiap hari senin
2. Upacara Bendera
3. Berpartisipasi dalam kegiatan persiapan “Try Out” untuk kelas XII
4. Mengisi jam kosong
5. Mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler
6. Partisipasi dalam kegiatan OSIS
Partisipasi-partisipasi yang dilakukan praktikan di sekolah latihan ditujukan supaya praktikan mendapat pengalaman yang sangat berharga dan bermanfaat bagi praktikan setelah menjadi guru di suatu sekolah.
E. TAHAPAN KEGIATAN

Tahapan kegiatan PPL dilaksanakan praktikan di SMA Muhammadiyah I Semarang adalah sebagai berikut :
1. Penerjunan
Penerjunan mahasiswa PPL di SMA Muhammadiyah I Semarang dilaksanakan pada hari kamis, 14 januari 2010, pukul 10.00 WIB. Acara penerjunan sekaligus serah terima dihadiri oleh waka kurikulum, koordinator DPL sekolah latihan, koordinator guru pamong, guru SMA Muhammadiyah I Semarang, dan mahasiswa praktikan.
2. Pelaksanaan
Kegiatan PPL disekolah latihan dilaksanakan kurang lebih selama delapan minggu, yang kegiatannya meliputi :
1) Pengalaman lapangan
Kegiatan pengalaman lapangan di SMA muhammadiyah I Seamarang dilaksanakan pada tanggal 14 januari – 13 maret 2010 yang meliputi kegiatan orientasi, observasi data lingkungan.
2) Pengajaran model
Pengajaran model dilaksanakan pada tanggal 27 januari 2010, merupakan kegiatan yang dilakukan praktikan dengan cara mengamati guru pamong dalam melakukan proses belajar mengajar terhadap siswa. Sehingga melalui kegiatan ini praktikan dapat mengetahui bagaimana cara guru mengajar, tentang proses mengajar dan permasalahan yang terjadi didalam kelas.
3) Pengajaran terbimbing
Pengajaran terbimbing merupakan kegiatan pengajaran yang dilakukan oleh praktikan dengan didampingi oleh guru pemong, pengajaran ini memberikan informasi kepada praktikan tentang kemampuan dan kekurangan yang dimmiliki oleh praktikan dalam mengajar dikelas. Kemampuan yang dimaksud meliputi :
a. Membuka pelajaran
Dalam mengawali proses belajar mengajar praktikan mengawali dengan salam, mengkondisikan kelas agar siswa siap untuk mengikuti pelajaran, memberikan pertanyaan materi sebelumnya dan merangkaikan materi yang akan disampaikan nanti.
b. Komunikasi dengan siswa
Komunikasi dengan siswa suadah berjalan dengan baik atau belum pada saat prose belajar mengajar berjalan.
c. Metode pembelajaran
Metode yang digunakan praktikan dalam kegiatan belajar mengajar adalah dengan ceramah, Tanya jawab, diskusi, think pair and share, demonstration dan lain lain. Sedangkan perangkat yang digunakan adalah inquiri, kooperatif, konsep.
d. Variasi dalam mengajar.
Variasi yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah dengan member materi kemudsian diselingi dengan pertanyaan atau memberikan contoh , argumentasi atau pendapatnya.
e. Memberikan penguatan
Untuk materi penting praktikan member penguatan dengan menyampaikan secara berulang-ulang serta memberikan contoh atau gambaran yang mudah dimengertri oleh siswa dan yang mudah dialami oleh siswa dalam lingkungan disekitar.
f. Menggunakan LCD, Komputer
Agar siswa lebih mudah memahami terhadap materi yang disampaikanmaka praktikan membuat inti sari dari materi dalam bentuk power point dan menampilkan berbagai gambar yang relevan dengan materi yang akan disampaikan

g. Mengkondisikan situasi belajar.
Cara yang dilakukan oleh praktikan untuk mengkondisikan situasi belajar dengan member perhatian dan motivasi kepada siswa. Praktikan berusaha membuat kondisi kelas agar tidak gaduh dengan member peringatan kepada siswa yang membuat gaduh dikelas atau member pertanyaan kepada siswa yang membuat gaduh dikelas serta adanya toleransi antara praktikan dengan siswa.
h. Member pertanyaan.
Untuk menghidupkan suasana, praktikan memberikan pertanyaan kepada siswa tentang materi yang diasampaikan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui materi mana yang sudah atau belum dipahami oleh siswa.
i. Menilai hasil belajar.
Untuk menilai hasil belajar siswa, praktikan member tugas, posttest, pretest, hal ini dilakukan untuk mengetahui tingkatr keberhasilan dan penguasaan siswa terhadap penguasaan materi yang telah disampaikan.
j. Menutup pelajaran.
Pada akhir pelajaran paraktikan menutup pelajaran dengan menutup dengan member kesimpulan tentang pelajaran yang telah disampaikan tadi atau memberikan tugas untuk materi selanjutnya.
4) Pengajaran mandiri.
Merupakan kegiatan praktikanmengajar dan tugas keguruan lainnya dengan mengonsultasikan terlebih dahulu perangkat pembelajarannya pada guru pamong. Dimana guru tetap memantaua praktikan. Jadi, pengajaran ini melatih praktikan untuk berkreasi dalam menyampaikan materi, menggunakan metode yang sesuai sehingga melatih praktikan untuk menjadi guiru yang sebenarnya.
5) Pelaksanaan ujian praktik mengajar.
Pelaksanaan ujian praktik mengajar dilakukan pada akhir praktik mengajar dan penilaian berdasarkan APKG sehingga kompetensi-kompetensi yang seharusnya dimiliki seorang guru dapat diperhatikan. Sehingga ujian itu sendiri dinilai oleh guru pamong dan dosen pembimbing lapangan.
6) Bimbingan penyusunan laporan.
Dalam penyusunan laporan praktikan mendapat bimbingan dari berbagai pihak, baik guru pamong, dosen koordinator lapangan, dosen pembimbing lapangan serta pihak-pihak lain yang terkait, sehingga laporan ini dapat disusun dengan baik dan terselesaikan tepat pada waktunya.
Pelaksanaannya mahasiswa menjalankan observasi dan adaptasi lingkungan sekolah latihan dalam satu minggu pertama. Minggu kedua praktikan melaksanakan pengajaran modelk yaitu proses observasi dan adapatasi kekelas. Proses tersebut dilakukan untuk mengenal situasi kelas, mengetahui model dan metode mengajar yang dipakai oleh guru pamong bidang studi, belajar mengelola kelas dan proses mengenal karakter siswa. Sdalam pelaksanaannya praktikan juga berlatih mengajar untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kelas yang akan dilakukan praktik mengajar.
Di SMA Muhammadiyah I Semarang praktikan bidang studi biologi melaksanakan praktik mengajar dikelas XI IPA, dengan jumlah murid 32 siswa. Praktikan melaksanakan praktik mengajar untuk setiap minggunya dengan jumlah jam mengajar 4 jam setiap minggunya, yaitu selasa 1 jam, kamis 1 jam, dan jum’at 2 jam.
3. Penarikan.
Penarikan mahasiswa PPL dilaksanakan pada tanggal 13 maret 2010 pada SMA Muhammadiyah I Semarang oleh dosen koordinator lapangan. Penarikan dilaksnakan di SMA Muhammadiyah I Semarang.



F. MATERI KEGIATAN

Materi kegiatan yang kami peroleh berasal dari kegiatan pembekalan, mikroteacing, upacara penerjunan dan acara penyerahan selama melaksanakan praktik mengajar. Ketika kami memperoleh materi tentang ke-PPL-an sekolah dan kegiatan belajar mengajar serta permasalahannya, yang disampaikan koordinator masing-masing fakultas. Sedangkan materi yang lain diberikan oleh kepala sekolah dan guru-guru dari SMA yang mendapat tugas dari UPT PPL.
Acara penyerahan dilaksankan pada pukul 10.00 WIB














BAB II
FAKTOR PENYEBAB DARI MASALAH YANG DIHADAPI

Dari berbagai masalah yang dihadapi praktikan yang termuat dalam BAB I poin A sampai F disebabkan karena beberapa faktor yang secara tidak langsung menjadi ganjalan-ganjalan kecil dalam proses pelaksanaan PPL.
Faktor-faktor yang menyebabkan munculnya masalah-masalah yang dihadapi praktikan tersebut diantaranya :
1. Kurangnya sumber materi yang juga berfungsi sebagai sumber kreativitas.
2. Penggunaan bahasa dalam pembuatan RPP.
3. Sulitnya menentukan indikator yang disesuaikan dengan alokasi waktu supaya proses belajar efektif.
4. Kurang terbiasanya menghadapi siswa secara langsung.
5. Pemilihan media dan metode yang tepat dalam setiap pertemuan.
Penyebab utama dari sebagian besar masalah yang dihadapi pada masa PPL adalah belum terbiasanya mahasiswa dalam menghadapi kondisi lingkungan sekolah dan karakter tiap-tiap siswa dimana mahasiswa harus berhadapan langsung dengan pembelajaran dalam macro class.








BAB III
UPAYA PENAGGULANGAN MASALAH

Segala macam kesulitan atau masalah pasti ada jalan keluarnya. Terkadang mahasiswa sudah merasa cukup dalam hal akademik saat mereka berada di lingkungan kampus. Namun disaat mahasiswa diterjunkan langsung di lingkungan sekolah, seolah-olah segala sesuatunya harus dipelajari mulai dari awal lagi. Bukan hanya dalam pembelajaran teknik mengajar tetapi dalam beberapa hal lain yang sepertinya sepele namun harus benar-benar menjadi perhatian khusus oleh mahasiswa praktikan. Antara lain tentang solidaritas, sosialisasi, koordinasi dan kedisiplinan.
Dengan terus menggali informasi, belajar membaur dengan lingkungan, tidak berhenti belajar dari berbagai sumber, kerja keras, rajin berkonsultasi dengan guru pamong, rendah hati serta tenggang rasa kepada sesama adalah beberapa kunci kecil yang akan mendorong mahasiswa menuju perubahan besar yang akan menjadi pondasi bagi keberhasilannya dimasa depan. Apabila faktor-faktor yang disebutkan di atas bisa dilaksanakan maka kendala-kendala yang menghambat tersebut akan mudah dipecahkan dan situasi belajar pembelajaran akan kondusif dan mudah diterima oleh peserta didik.







BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Kesimpulan yang diperoleh mahasiswa praktikan setelah melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapanga (PPL) :
1. Bahwa segala permasalahan yang menghambat kelancaran Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dapat dipecahkan dengan mudah apabila praktikan mempunyai kemauan. Kemauan yang disebutkan di atas adalah rasa atau sikap ingin bisa dari praktikan seperti halnya rasa ingin bisa menyampaikan materi, maka kita harus bisa mengkondusifkan siswa dan menguasai materi semaksimal mungkin.
2. Dalam mengaktualisasikan proses pembelajaran, seorang guru harus mempunyai bekal materi yang cukup serta harus mempunyai kemampuan dalam mengelola kelas.
3. Seorang guru harus memiliki kesabaran dalam membimbing siswa yang mempunyai karakter yang berbeda.
4. Tujuan diadakan PPL adalah untuk membina mahasiswa menjadi calon guru atau menjadi calon tenaga kependidikan yang professional mengaktualisasikan dengan prinsip-prinsip kependidikan, berdasarkan kompetensi professional, paedagogik, kepribadian dan sosial.

B. SARAN
Untuk mendapatkan suatu kegiatan yang berdaya guna dan menghasilkan lulusan yang dapat menjadi SDM yang berkualitas perlu praktikan sampaikan beberapa saran yaitu:
1. Kegiatan pendidikan yang sudah baik ini hendaknya dapat dipertahankan atau lebih ditingkatkan untuk menghadapi persaingan ditahun-tahun mendatang.
2. Karena pendidikan merupakan suatu sistem, maka perlu kiranya ada keterpaduan antara berbagai pihak yang terkait, guna tercapainya tujuan yang telah dirumuskan.
3. Pelaksanaan tata tertib sekolah hendaknya terus ditingkatkan untuk menanamkan rasa disiplin seluruh aktivitas akademika SMA Muhammadiyah 1 Semarang.
4. Ditengah kemerosotan moral remaja saat ini, hendaknya kegiatan-kegiatan yang bernuansa agamis yang sudah berjalan lebih ditingkatkan. Hal ini dilakukan guna membekali siswa agar mempunyai moral yang baik.
5. Hendaknya pendidikan yang ditanamkan pada siswa harus dilakukan tidak semata-mata menanamkan pada kecerdasan (IQ), tetapi juga memperhatikan emosional siswa (EQ).

Demikian saran dari praktikan dan praktikan mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat di dalam SMA Muhammadiyah 1 Semarang yang sudah berkenan menerima praktikan untuk berlatih di sekolahan tersebut selama kurang lebih 2 bulan.
Dengan kerendahan hati praktikan mohon maaf yang sebesar-besarnya dan semoga SMA Muhammadiyah 1 Semarang menjadi sekolahan yang lebih maju dari sekarang dan bisa meluluskan generasi muda yang berbakat dan berguna bagi nusa & bangsa serta agamanya. Amin.

Jumat, 05 Maret 2010



Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan, panas, dingin, sakit, dan tekanan.

1. Susunan Kulit

Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. Dari bagian dalam ke bagian luar, pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. Kedua, yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Selain itu sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam (melanin). Kandungan melanin menentukan derajat warna kulit, kehitaman, atau kecoklatan. Lapisan ketiga merupakan lapisan yang transparan disebut stratum lusidum dan lapisan keempat (lapisan terluar) adalah lapisan tanduk disebut stratum korneum.

Gbr. Penampang kulit manusia beserta reseptor-reseptornya

Penyusun utama dari bagian dermis adalah jaringan penyokong yang terdiri dari serat yang berwarna putih dan serat yang berwarna kuning. Serat kuning bersifat elastis/lentur, sehingga kulit dapat mengembang.

Stratum germinativum mengadakan pertumbuhan ke daerah dermis membentuk kelenjar keringat dan akar rambut. Akar rambut berhubungan dengan pembuluh darah yang membawakan makanan dan oksigen, selain itu juga berhubungan dengan serabut saraf. Pada setiap pangkal akar rambut melekat otot penggerak rambut. Pada waktu dingin atau merasa takut, otot rambut mengerut dan rambut menjadi tegak. Di sebelah dalam dermis terdapat timbunan lemak yang berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi bagian dalam tubuh dari kerusakan mekanik.

2. Fungsi Kulit

Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam, misalnya otot dan tulang; sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan; sebagai alat ekskresi; serta pengatur suhu tubuh.

Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba, kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis. Reseptor untuk tekanan, ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas, ujung reseptornya terletak di dekat epidermis.





< Sebelum Sesudah >

Rabu, 03 Maret 2010

ekskresi invertebrata 1




Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal, paru-paru, kulit, dan hati, sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium, sel api, atau buluh Malphigi.

Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara, yaitu melakukan osmoregulasi, mengeluarkan sisa metabolisme, dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh.

Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. Sisa metabolisme antara lain, CO2, H20, NHS, zat warna empedu, dan asam urat.

Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat, lemak dan protein. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, misalnya sebagai pelarut.

Amonia (NH3), hasil pembongkaran/pemecahan protein, merupakan zat yang beracun bagi sel. Oleh karena itu, zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. Namun demikian, jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun, yaitu dalam bentuk urea.

Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin.

Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia, karena daya larutnya di dalam air rendah.

Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda.

SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA

Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. Pada umumnya, invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana, dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya.

Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi, nefridium, dan sel api. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih (Planaria), cacing gilig (Annellida), dan belalang.

1. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih


Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagai protonefridium. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia.

Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. Pada tempat tertentu, saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini.


.Gbr. Struktur alat ekskresi pada casing pipih

Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Beberapa zat sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air.

2. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska


Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebut metanefridium. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida, setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium, kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir.
Metanefridium memiliki dua lubang. Lubang yang pertama berupa corong, disebut nefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya.

Gbr. Sistem ekskresi pada anelida

Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuh melalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua, disebut nefridiofor. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium, bahan-bahan yang berguna seperti air, molekul makanan, dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. Bahan-bahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar.

Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi.

Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. Zat sisa ada dua bentuk, yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik, yaitu ureum. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab, anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi.

3. Alat Ekskresi pada Belalang

Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi, yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. Di samping pembuluh Malphigi, serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. Sistem trakea ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata.

Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut.
Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi, bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat, sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus, dan sisa air akan diserap lagi. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses.

Gbr. Sistem Ekskresi pada belalang
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

 
WELCOME TO BAMA ANDROID And SOFTWARE